Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 7 Mei 2026
Puluhan Sampan Beradu Cepat di Perancak
Sabtu, 20 Juli 2019,
06:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com.Jembrana. Sebanyak 80 sampan beradu cepat dalam Lomba Sampan Tradisional dalam rangka memeriahkan HUT Kota Negara ke-124 Tahun 2019.
[pilihan-redaksi]
Perlombaan adu kayuh tersebut berlangsung cukup seru, bahkan ada peserta yang perahunya terbalik. Pada acara yang berlangsung pada hari Jumat (19/7) Bupati Jembrana I Putu Artha berkesempatan melepas peserta bertempat di Utara Pura Perancak. Lomba tersebut menempuh jarak 6 kilometer dari start utara Pura Perancak dan finish di Jembatan Samblong Sangkaragung.
Perlombaan adu kayuh tersebut berlangsung cukup seru, bahkan ada peserta yang perahunya terbalik. Pada acara yang berlangsung pada hari Jumat (19/7) Bupati Jembrana I Putu Artha berkesempatan melepas peserta bertempat di Utara Pura Perancak. Lomba tersebut menempuh jarak 6 kilometer dari start utara Pura Perancak dan finish di Jembatan Samblong Sangkaragung.
Pada lomba tersebut Juara pertama diraih oleh I Gede Sandi Adnyana dan Wayan Taler asal Samblong dengan hadiah Rp 2 juta + Piala, Juara kedua I Ketut Pariasa berpasangan dengan I Ketut Suatra juga dari Samblong dan meraih hadiah kedua sebesar Rp 1,5 Juta + piala, juara ketiga I Komang Sutama berpasangan dengan I Gede Eka Yastika juga berasal dari Samblong dengan hadiah Rp 1,3 juta + Piala.
Sedangkan juara ke empat hingga ke sepuluh mendapat hadiah Rp 1 juta hingga Rp 400 ribu. Uniknya pada lomba kali ini, peserta yang sudah mendaftar dan finish juga mendapat uang sebesar Rp 200 ribu.
[pilihan-redaksi2]
I Gede Sandi Adnyana yang berpasangan dengan Wayan Taler menyatakan tidak ada persiapan khusus dalam perlombaan ini, ia mengaku memang jalur tersebut rutin di lewatinya. “Nggak ada persiapan khusus. Kebetulan memang sering lewat disini saat memancing ikan, hampir setiap hari. Sepulang jualan, biasanya saya cari ikan di sungai ini jadinya hafal betul. Astungkara atas suweca Hyang Widhi saya menghaturkan terima kasih” ungkap Sandi yang sehari hari berjualan bakso dan sudah tiga kali sebagai juara pertama.
I Gede Sandi Adnyana yang berpasangan dengan Wayan Taler menyatakan tidak ada persiapan khusus dalam perlombaan ini, ia mengaku memang jalur tersebut rutin di lewatinya. “Nggak ada persiapan khusus. Kebetulan memang sering lewat disini saat memancing ikan, hampir setiap hari. Sepulang jualan, biasanya saya cari ikan di sungai ini jadinya hafal betul. Astungkara atas suweca Hyang Widhi saya menghaturkan terima kasih” ungkap Sandi yang sehari hari berjualan bakso dan sudah tiga kali sebagai juara pertama.
Sementara itu Bupati Artha usai menyerahkan piala mengatakan penyelenggaraan lomba kali ini sudah berjalan dengan baik, namun ke depan harus ada evaluasi. Menurut Artha kedepan, aturannya harus dipertegas dan diperjelas, dan diikuti dengan baik. “Persyaratan peserta dan perahu harus dibuatkan aturan dengan baik, jangan sampai sekedar ikut saja” imbaunya.(bbn/jim/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 644 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 607 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 453 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 443 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026