Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 8 Mei 2026
Andalkan Ibu Jualan Canang, Gek Mita Butuh Bantuan Biaya Pengobatan Kanker Serviks
Kamis, 25 Juli 2019,
11:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Penderita Kanker Serviks umumnya diderita perempuan dewasa, namun hal ini faktanya terjadi pada Ni Made Mita Sri Wulandari, Gadis berumur 14 tahun yang lahir di Negara Kabupaten Jembrana. Sejak kelas 5 SD dia diagnosa mengidap Kanker Serviks.
[pilihan-redaksi]
Dari keterangan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Relawan MRI (Masyarakat Relawan Indonesia) Kab Jembrana kali pertama mendapat informasi mengenai Made Mita ini dari Perkumpulan pengajian NU yang kebetulan tetangga nya Made Mita. “Begitu kita mendapatkan info mengenai Mita, kita langsung assessment ke lokasi untuk mengetahui kebenarannya, dan kita mendapati Gek Mita tinggal di sebuah kamar kecil di areal Pura bersama ibunya Ni Putu Karyani (43) dan 2 adiknya,“ ungkap Eni Relawan MRI Kab Jembrana.
Dari keterangan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Relawan MRI (Masyarakat Relawan Indonesia) Kab Jembrana kali pertama mendapat informasi mengenai Made Mita ini dari Perkumpulan pengajian NU yang kebetulan tetangga nya Made Mita. “Begitu kita mendapatkan info mengenai Mita, kita langsung assessment ke lokasi untuk mengetahui kebenarannya, dan kita mendapati Gek Mita tinggal di sebuah kamar kecil di areal Pura bersama ibunya Ni Putu Karyani (43) dan 2 adiknya,“ ungkap Eni Relawan MRI Kab Jembrana.
Ayahnya pergi meninggalkan Gek Mita berserta 3 saudaranya saat Gek Mita didiagnosa Kanker Serviks oleh dokter. Keadaan keluarga semakin sulit, ekonomi keluarga semakin terpuruk setelah ditinggal sang Ayah. Ditambah lagi Gek Mita diharuskan bolak balik Negara – Denpasar untuk melakukan pengobatan Kankernya di RSUP Sanglah.

Walaupun pengobatan menggunakan BPJS Kesehatan namun keluarga mengeluarkan uang yang tidak sedikit hanya untuk biaya perjalanan pulang pergi Negara – Denpasar. Penghasilan keluarga boleh dikatakan tak menentu, ibunya Ni Putu Karyani hanyalah Pedagang canang/sesaji di dekat pura mereka tinggal.
“Terkadang sehari dapat Rp100 ribu, kadang Cuma Rp50 ribu gak menentu lah,” ujar Ni Putu Karyani.
Kakak laki-laki Gek Mita pun pindah ke Denpasar dan bekerja sebagai buruh untuk membantu perekonomian keluarga. Karena kondisi perekonomian yang terpuruk dan Gek Mita harus bolak balik melakukan kemoterapi hampir setiap bulannya, memaksa Gek Mita berhenti Sekolah. Anak yang secara akademis tergolong pintar ini harus menelan pil pahit berhenti sekolah.
KRJ (Komunitas Relawan Jembrana) turut memberikan uluran tangan, Gek Mita bisa kembali bersekolah setelah setahun kemudian di kelas 3 SMP yang semestinya sudah SMA Ini.

[pilihan-redaksi2]
ACT ( Aksi Cepat Tanggap) Bali dengan program MSR (Mobile Social Rescue) berikhtiar untuk membantu mendampingi pengobatan Gek Mita, mewujudkan impiannya yang suka Menari, membangkitkan ekonomi Keluarga Gek Mita. ACT Bali mengajak orang-orang baik bersama-sama meringankan derita yang di alami Gek Mita dan keluarganya dengan berpartisipasi memberikan Donasi terbaik melalui Virtual Account BNI Syariah 8660291019070158 atas nama Yayasan Aksi Cepat Tanggap atau juga bisa melalui link https://www.kitabisa.com/bantumademita.
“Gek Mita hanyalah salah satu dari banyak masyarakat Bali yang menjadi bagian dari Program MSR yang dimiliki ACT Bali. Program MSR ini adalah bentuk Komitmen ACT Bali dalam membantu program-program pemerintah Bali dalam membantu masyarakat Bali, Pendampingan Pengobatan Medis, Pembangunan rumah layak huni bahkan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” Terang Sajjjatul Hidzqy Tim Program ACT Bali. (bbn/rls/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 824 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 709 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 531 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 511 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026