Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 26 Oktober 2026
Krama Bali Merayakan Galungan di Perantauan Lombok
Kamis, 25 Juli 2019,
13:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Lombok. "Megalungan" bagi krama Bali perantauan di Lombok, Nusa Tenggara Barat sangatlah bermakna. Ketiadaan waktu dan biaya serta tuntutan pekerjaan, mengharuskan mereka merayakan Galungan jauh dari keluarga.
[pilihan-redaksi]
Bagi para personel beragama Hindu jajaran Polda NTB, menjadi tradisi merayakan Galungan dengan sembahyang bersama di Pura Pasupati Polda NTB, Sindu Kecamatan Cakranegara. Sembahyang bersama Rabu (24/7) dipuput Jro Mangku Ida Bagus Muda. Sembahyang Galungan berlangsung mulai pagi hingga malam. Karena biasanya ada sebagian personel yang walaupun sedang berhari raya. Namun karena tuntutan pekerjaan, terpaksa memilih waktu malam untuk sembahyang.
Bagi para personel beragama Hindu jajaran Polda NTB, menjadi tradisi merayakan Galungan dengan sembahyang bersama di Pura Pasupati Polda NTB, Sindu Kecamatan Cakranegara. Sembahyang bersama Rabu (24/7) dipuput Jro Mangku Ida Bagus Muda. Sembahyang Galungan berlangsung mulai pagi hingga malam. Karena biasanya ada sebagian personel yang walaupun sedang berhari raya. Namun karena tuntutan pekerjaan, terpaksa memilih waktu malam untuk sembahyang.
Ketua Ikatan Keluarga Besar Hindu (IKBH) Polda NTB, AKBP I Putu Bagiartana SH mengatakan, sembahyang bersama rutin dilakukan di Pura Pasupati, Sindu.
"Tiap Odalan maupun Purnama selalu anggota dan para keluarga sembahyang bersama di sini. Apalagi saat Galungan seperti sekarang, sampai malam anggota datang maturan," kata Putu Bagiartana, yang juga Binopsnal Ditreskrim hum Polda NTB, Rabu (24/7).

Sementara itu hampir semua lokasi persembahyangan umat Hindu di Lombok ramai dengan para pamedek. Mereka datang dengan berbagai sarana transportasi. Salah satunya para pamedek dengan tujuan sembahyang.ke pantai Tanjung Karang, Ampenan.
Kendaraan tradisional Cidomo menjadi alat transportasi untuk sembahyang ke pantai. Pun tujuan sembahyang ke Pura Dalem seperti di Karang Jangkong dan Pagesangan. Pura Dalem Arsana Pagesangan di Kecamata Sekarbela dan Pura Dalem Karang Jangkong, Kecamatan Ampenan di area pekuburan ini ramai sejak pagi.
[pilihan-redaksi2]
Bersembahyang Galungan ke lokasi wisata Senggigi, Kecamatan Batu Layar juga ramai pamedek. Di Pura Batu Bolong misalnya. Tak hanya ramai oleh pamedek Bali perantauan atau dari krama Bali Lombok (balok). Wisatawan mancanegara juga tangkil dan mencakupkan tangan mereka di sini. Ikut bersembahyang, diiringi deburan ombak kawasan pantai Senggigi. Berpakaian sopan lengkap dengan selempang dan udeng bagi yang laki-lakinya. Sesuai instruksi di papan plang yang terpasang di pintu masuk gapura.
Bersembahyang Galungan ke lokasi wisata Senggigi, Kecamatan Batu Layar juga ramai pamedek. Di Pura Batu Bolong misalnya. Tak hanya ramai oleh pamedek Bali perantauan atau dari krama Bali Lombok (balok). Wisatawan mancanegara juga tangkil dan mencakupkan tangan mereka di sini. Ikut bersembahyang, diiringi deburan ombak kawasan pantai Senggigi. Berpakaian sopan lengkap dengan selempang dan udeng bagi yang laki-lakinya. Sesuai instruksi di papan plang yang terpasang di pintu masuk gapura.
"Banyak wisatawan datang ke sini untuk bersembahyang. Dari Rusia, Australia, Amerika dll. Bahkan dari mereka ini banyak yang rutin meditasi di sini," kata Jero Mangku Wayan Keted, selaku ketua Pemangku Pura Batu Bolong.

Pura unik dengan latar belakang pantai ini diempon beberapa desa. Desa Kerandangan, Tanah Embet, Batu Layar, dan Desa Sandik. Odalan di Pura Batu Bolong dilakukan tiap Purnama Kasa. Dibimbing oleh 10 orang pemangku, dengan jadwal piket mereka dua orang sekali bertugas. (bbn/lom/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026