Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 1 Juli 2026
10 Kali Masuk Penjara, Pencuri Pistol Kapolsek Negara Terpaksa Ditembak kakinya
Jumat, 16 Agustus 2019,
08:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Satreskrim Polresta Denpasar, Kamis (15/8/2019) merilis penangkapan tersangka WS (42), pencuri pistol dinas milik Kapolsek Kota Negara Kompol Ketut Maret di Pura Sakenan Serangan Denpasar Selatan.
[pilihan-redaksi]
Ada pengakuan menarik tersangka dalam kasus itu, yakni setelah mencuri pistol berisi 4 peluru di dalam mobil, dia membuang dua peluru di sungai dekat TKP. Saat rilis, bujang lapuk yang 10 kali masuk penjara karena terlibat serangkaian kasus pencurian itu terpaksa dibopong Tim Resmob Polresta Denpasar. Pasalnya, betis kaki kanannya terpaksa ditembak karena berusaha kabur dari pengawalan polisi.
Ada pengakuan menarik tersangka dalam kasus itu, yakni setelah mencuri pistol berisi 4 peluru di dalam mobil, dia membuang dua peluru di sungai dekat TKP. Saat rilis, bujang lapuk yang 10 kali masuk penjara karena terlibat serangkaian kasus pencurian itu terpaksa dibopong Tim Resmob Polresta Denpasar. Pasalnya, betis kaki kanannya terpaksa ditembak karena berusaha kabur dari pengawalan polisi.
Dalam rilis yang disampaikan Wakapolresta Denpasar AKBP Benny Pramono, tersangka melakukan pencurian secara acak, 3 Agustus 2019 sekitar pukul 01.30 dini hari. Sambil berjualan es, ia berkeliling di parkiran Pura Sakenan. Ia melihat mobil Taff DK 1904 ET, milik Kapolsek Kota Negara Kompol Ketut Maret, yang kaca pintunya tak tertutup rapat.
"Tersangka lalu menekan kaca mobil. Setelah terbuka, tersangka melihat tas di bawah jok belakang dan mengambilnya," imbuh AKBP Benny didampingi Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Andi Yaqin.
Setelah mencuri tas, pria yang tinggal di Panti Asuhan Kemoning Pesinggahan Klungkung itu mengambil uang Rp 1 juta dan pistol di dalam tas. Selanjutnya, tas dibuang ke sungai dan ternyata di dalam tas masih ada 2 peluru. Ia mengubur pistol organik Polri itu di areal lapangan GOR Ngurah Rai, Denpasar dengan menggunakan pembungkus plastik.
Penangkapan tersangka berlangsung, Senin (12/8/2019) sekitar pukul 20.30 WITA, setelah polisi menerima informasi adanya penjualan senjata Air Soft Guna di Pasar Kreneng, Denpasar Timur.
[pilihan-redaksi2]
“Dia ditangkap di tempat jualannya di Pasar Kreneng Denpasar. Barang bukti 1 buah senjata api pistol Jenis HS-9 buatan ceko organik Polri beserta magazen sudah diamankan,” ujar mantan Kapolsek Kuta ini.
“Dia ditangkap di tempat jualannya di Pasar Kreneng Denpasar. Barang bukti 1 buah senjata api pistol Jenis HS-9 buatan ceko organik Polri beserta magazen sudah diamankan,” ujar mantan Kapolsek Kuta ini.
Diterangkan AKBP Benny, tersangka mengakui senjata tersebut pistol milik Polri. Namun karena butuh uang, dia pun menjualnya seharga Rp 500.000 bermodus penjualan Air Soft Gun.
“Tersangka ini sudah 10 kali masuk penjara, terlibat serangkaian kasus pencurian salah satunya pencurian sepeda motor. Dia baru bebas April 2018 lalu,” pungkasnya. (bbn/spy/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026