Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 14 Juni 2026
Jukung Nelayan Asal Seraya Timur Ditemukan Tanpa Awak, Tim SAR Lakukan Pencarian
Kamis, 29 Agustus 2019,
13:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Seorang nelayan asal Desa Seraya Timur, Karangasem dilaporkan belum kembali dari aktivitas melaut sejak pergi Kamis, (29/08/2019) sekitar pukul 04.00 WITA.
[pilihan-redaksi]
Informasi yang diperoleh, nelayan yang dilaporkan belum kembali tersebut bernama I Wayan Merta, 45 tahun asal Banjar Kangin, Desa Seraya Timur, Karangasem.
Informasi yang diperoleh, nelayan yang dilaporkan belum kembali tersebut bernama I Wayan Merta, 45 tahun asal Banjar Kangin, Desa Seraya Timur, Karangasem.
Pihak keluarga memutuskan untuk melaporkan kepada pihak terkait setelah jukung atau perahu yang digunakan Merta untuk melaut ditemukan terombang ambing di tengah perairan Bugbug Karangasem tanpa awak oleh rekan nelayan yang tengah melaut.
Hingga saat ini, Tim SAR gabungan dari Satuan Polair, Basarnas, Bakamla dan Balawista masih melakukan upaya pencarian atas keberadaan Wayan Merta.
"Ya kami sedang lakukan upaya pencarian dari wilayah Pantai Bugbug," kata Kepala Pos Basarnas Karangasem, Ngurah Eka ketika dikonfirmasi.
Sementara itu, jukung milik Merte yang ditemukan terombang-ambing di perairan Bugbug sudah dibawa ke Seraya Timur oleh pihak keluarga nelayan Wayan Merta. (bbn/igs/rob)
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
04
05
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1005 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026