Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Polisi Temukan Tindak Pidana dalam Aksi Main Hakim Terduga Maling Helm
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Putu Ika Prabawa, mengatakan terlepas benar tidaknya pemuda yang diduga maling helm tersebut mencuri, pihaknya sudah menemukan adanya tindak pidana baru dalam aksi main hakim tersebut.
[pilihan-redaksi]
Namun sayang, Iptu Ika enggan membeberkan secara rinci pidana baru tersebut.
"Sabar, kami masih menunggu laporan resmi dari pihak keluarga terduga pelaku," pungkasnya.
Seorang pemuda yang sebelumnya viral dituding mencuri helm dan dikeroyok massa di dekat monumen Ground Zero Legian Kuta, Sabtu (25/1/2020) pagi, tewas di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar.
Terkait tewasnya korban, Polisi menemukan adanya tindak pidana baru dalam kasus pengeroyokan tersebut. Kasus aksi main hakim sendiri ini sudah heboh di dunia maya.
Kasus ini bermula seorang pemuda dituduh mencuri helm dan diamankan oleh sekelompok oknum masyarakat. Pemuda tersebut diamankan di lokasi Ground Zero atau tepatnya di depan monumen Bom Bali, Legian Kuta.
Naas, karena belum ada pembuktian, beberapa oknum masyarakat itu malah menghakiminya hingga babak belur. Di dalam video tersebut terekam ada 7 oknum masyarakat yang menyiksanya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4527 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2340 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1986 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1604 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1046 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun