Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Terduga Pencuri Helm di Kuta Tewas Karena Pendarahan di Kepala
BERITABALI.COM, BADUNG.
Polsek Kuta mengungkap penyebab kematian Muhamad Lutfi (25) yang tewas dianiaya di Ground Zero depan Panin Bank Jalan Raya Legian Kuta, Jumat (24/1/2020). Pria asal Jember Jawa Timur itu diduga tewas karena pendarahan di leher ke kepala akibat benda tumpul.
Penyebab luka ini berdasarkan hasil autopsi tim medis RSUP Sanglah Denpasar dan sudah diterima penyidik Polsek Kuta.
"Penyebab kematian korban akibat adanya pendarahan di bagian leher ke kepala dikarenakan benda tumpul," ujar Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Putu Ika Prabawa, Kamis (30/1/2020).
Namun terkait identitas 4 tersangka oknum masyarakat tersebut, Iptu Ika tampaknya kali ini irit berkomentar. Dia mengaku tidak memiliki kewenangan menjawabnya, dan nanti akan dijelaskan pimpinannya.
"Saya belum bisa menyampaikan secara detail karena kapasitas saya cukup sampai disana, sisanya pimpinan nanti ya. Tunggu releasenya," tuturnya.
Sebelumnya, Waka Polresta Denpasar AKBP Wayan Jiantara mengatakan setelah melakukan gelar perkara, Polsek Kuta menetapkan 4 tersangka, penganiaya Muhamad Lutfi yang tewas di depan Ground Zero Kuta, Jumat (24/1/2020) sekitar pukul 12.30 Wita.
Keempat oknum masyarakat itu menuding korban sebagai pencuri helm dan menghajarnya. Tangan korban diborgol dibelakang dan para pelaku menginjak-injak dan menendang tubuh korban serta membogemnya dengan tangan kosong.
AKBP Jiantara mengatakan ke 4 tersangka sudah diperiksa dan ditahan sejak Rabu (29/1/2020). Namun tidak menutup kemungkinan bila dari pemeriksaan keempatnya akan ada tambahan tersangka lain. "Tergantung dari pemeriksaan ke 4 tersangka kemungkinan ada tersangka lain. Masih didalami keterangannya," ujarnya.
Diberitakan, Muhamad Lutfi dituduh mencuri helm dan dihajar massa di depan monumen Ground Zero Kuta, Jumat (24/1/2020) sekitar pukul 12.30 Wita. Selain dihajar massa, insiden itu direkam dan diviralkan. Beberapa jam kemudian, korban tewas saat dirawat di RSUP Sanglah Denpasar.
Jenasah korban langsung dibawa ke rumah duka di Jember Jawa Timur. Sementara dari hasil penyelidikan Polsek Kuta korban tidak terlibat dalam pencurian helm tersebut. Dalam proses hukum selanjutnya, Polsek Kuta menetapkan 4 tersangka.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6039 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2365 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2253 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan