Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Diduga Dibunuh Orang yang Dikenal, Senawati Tewas Akibat Luka di Kepala

Rabu, 5 Februari 2020, 21:20 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kematian Senawati Candra (54) yang tewas di dalam kamar rumahnya di Banjar Hita Bhuana, Gang Merpati, Nomor 183, Peguyangan, Denpasar Utara, terbilang sadis. Korban tewas setelah kepalanya dibenturkan pelaku ke tembok kamar.

Sumber mengungkapkan, korban diduga dibunuh oleh orang yang dikenal. Selain itu, kondisi kamar pun tampak berantakan. Diduga kuat di dalam kamar tersebut sempat terjadi perkelahian hingga menewaskan perempuan kelahiran Bangli tersebut.

Sumber juga mengatakan korban tewas akibat luka di bagian kepala. Luka itu diduga akibat benturan ke tembok. 

"Ada bercak darah di tembok, kepala korban juga luka mengaga. Diduga kuat korban tewas setelah kepalanya dibenturkan ke tembok kamar berkali-kali," ujar sumber.

Kematian Senawati Candra yang dibantai secara tragis di dalam kamarnya masih menjadi teka-teki siapa pelakunya. Untuk motif perampokan belum juga bisa dipastikan. Sebab, dari hasil penyelidikan sementara tidak ada barang korban yang hilang. Handphone milik korban masih utuh ditemukan dalam kamar.

Bahkan, sebelum ditemukan tewas pintu gerbang di TKP tertutup rapat. "Pintu gerbang tertutup saat kami datang. Kami juga sudah cek barang-barang korban belum ada yang hilang. Handphone korban juga masih ada di lokasi," ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Barat telah memeriksa 3 saksi, dua anak korban dan satu karyawan. 

"Kami sudah periksa 3 saksi, dua anak korban dan seorang pria (karyawan di TKP) berusia 30 tahunan," bisik sumber petugas di TKP.

Di lokasi kejadian, Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Aji Yoga Sekar enggan memberikan penjelasan. 

"Langsung Kapolsek saja ya. Masih dilakukan penyelidikan. Belum bisa dipastikan motifnya," bebernya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami