Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Kadisnaker Bali Bantah Daftar WNI di Diamond Princess yang Tersebar di Medsos
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Terkait data daftar nama yang tersebar di medsos diduga WNI di kapal Diamond Princess, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda membantah karena sejauh ini pihaknya belum mengetahui secara jelas nama-nama dan jumlah WNI di kapal tersebut.
[pilihan-redaksi]
"Sejak awal proses observasi WNI yang ada di Natuna sebelumnya, kami tidak pernah diberi tahu dengan jelas nama-namanya, begitupun juga dengan yang di kapal tersebut, pihak Kemenlu memang tidak pernah memberikan rilis nama," ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (22/02/2020).
Begitu juga, kata dia, untuk jumlah pasti WNI dari Bali yang bekerja di kapal tersebut belum diketahui secara spesifik. Lebih lanjut, terkait adanya pengaduan masyarakat yang berasal dari keluarga yang bekerja di kapal Diamond Princess, sampai saat ini pihaknya belum ada menerima hal tersebut.
Kendati demikian, pihaknya tetap berkoordinasi dengan Kemenlu khususnya Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kemenlu.
Untuk itu, ia mengimbau warga tidak mempercayai informasi yang tersebar di medsos tersebut dan menunggu info lebih lanjut dari sumber yang bisa dipercaya seperti dari Kementrian Luar Negeri.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4534 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2348 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1998 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1608 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1050 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun