Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Optimisme Auto 2000 di Tengah Wabah Virus Corona
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Di tengah merebaknya wabah virus Corona, Auto 2000 tetap optimis. Meski diakui ada sedikit penurunan pembelian mobil baru akibat dampak corona, namun penjualan mobil di Bali secara umum diyakini masih tetap baik.
Hal ini disampaikan Operation Manager Auto 2000 wilayah Kalimantan dan Bali, Haris Prasetya, usai acara pisah sambut dan serah terima jabatan Operation Manager Kalimantan dan Bali di Auto 2000 Sanur Bali, (16/3/ 2020). Haris Prasetya menggantikan pejabat lama Royen Bonggal yang selanjutnya bertugas di wilayah Sumatera.
"Dalam kondisi saat ini masyarakat agar tenang, meski ada gejolak Corona, tapi saya yakin bisa kita lewati dengan baik, penjualan (mobil) banyak, dan pelayanan masyarakat tetap baik di Auto 2000,"ujar Haris.
Meski virus Corona saat ini tengah mewabah, namun Haris meyakini volume penjualan mobil di wilayah Kaliantan dan Bali akan tetap baik.
"Secara volume sebanyak 1.200, secara profit kita terbaik untuk Auto 2000 nasional. Kita optimis dengan kondisi "market" yang masih tetap baik," ujarnya.
Untuk wilayah Bali, kata Haris, mobil dengan merk Toyota masih memimpin penjualan dengan "market share" atau pangsa pasar 31 persen.
"Di Bali Toyota masih nomor 1, dengan rincian Toyota Rush pada komposisi 40 persen penjualan, kemudian Agya 25 persen, Calya 15 persen. Kita tetap optimis di atas 30 persen volumenya (penjualan) tetap dijaga," jelasnya.
Terkait wabah Corona yang terjadi saat ini, Haris tak memungkiri itu akan berdampak terhadap penjualan kendaraan di bawah naungan Auto 2000.
"(Wabah virus) Corona pasti berdampak, terutama dari sisi pariwisata. Misalnya kita punya produk Toyota Hiace, mulai bulan ini (Maret) belum ada permintaan, mungkin mereka (konsumen) masih berhitung. Sebelumnya rata-rata di Bali terjual 30 unit per bulan, sangat tinggi permintaannya seperti Hiace Comuter yang dijual di angka Rp 520 jutaan dan Hiace Premio yang dijual Rp 550 jutaan ke atas. Baru bulan ini terasa, bulan lalu masih ada permintan," ujarnya.
Di tengah wabah virus Corona, Haris berkomitmen menguatkan pelayanan pada pelanggan baik dalam hal penjualan maupun perawatan kendaraan.
"Costumer tetap nomor satu, karena mereka tidak hanya membeli tapi juga harus dilayani dalam hal perawatan (kendaraan)," ujar Haris.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5543 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3485 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2334 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1172 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan