Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 8 Agustus 2026
Ogoh-Ogoh ST Tunas Muda Sidakarya Kembali Raih Nilai Tertinggi se-Kota Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Setelah menuntaskan penilaian ogoh-ogoh di empat kecamatan di Kota Denpasar, Dinas Kebudayaan Kota Denpasar pada Jumat (20/3) mengumumkan total 32 nominasi terbaik dari masing-masing kecamatan.
[pilihan-redaksi]
Adapun dari 169 ogoh-ogoh yang mengikuti seleksi, ST. Tunas Muda, Banjar Dukuh Mertajati, Kelurahan Sidakarya mendapat nilai tertinggi, yakni 89, 125. Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, IGN Bagus Mataram menjelaskan, seluruh tahapan mulai dari pendaftaran, penilaian hingga pengumuman hasil penilaian telah dilaksanakan sesuai ketentuan.
Selanjutnya sesuai jadwal, Disbud Kota Denpasar mengumumkan 8 nominasi di masing-masing kecamatan yang keseluruhanya berjumlah 32 ogoh-ogoh untuk Kota Denpasar.
“Seluruh tahapan telah dilalui sesuai dengan prosedur, hasilnya sesuai dengan penilaian dewan juri di lapangan, tentunya bersifat transparan dan tidak dapat diganggu gugat,” katanya.
Lebih lanjut dijelaskan, ogoh-ogoh yang berbahan dasar ramah lingkungan ini nantinya akan diserahkan kembali ke Desa Pakraman masing-masing untuk mengatur jalannya perayaan malam Pangerupukan. Sehingga dalam rangka menyambut Nyepi Caka 1942 ini dapat berjalan lancar.
“Dinas Kebudayaan Kota Denpasar hanya melakukan penilaian nantinya setelah itu seluruh ogoh-ogoh akan dikembalikan ke desa pakraman masing-masing serangkaian malam Pengerupukan,” jelasnya.
Mataram menambahkan, dari setiap kompetisi menang dan kalah adalah hal yang biasa. “Jadi, bagi 32 nominasi ogoh-ogoh yang beruntung kami sampaikan selamat, dan sisanya yang belum beruntung harus berbesar hati dan terus berusaha di tahun depan dengan karya-karya kreatif sebagai bentuk pelestarian seni dan budaya Bali,” paparnya.
Dalam kesempatan tersebut Mataram turut mengimbau peserta pawai ogoh-ogoh untuk tidak mengonsumsi minuman keras dan alkohol sebelum atau saat mengarak ogoh-ogoh. Selain itu, pihaknya menekankan agar setelah diarak, ogoh-ogoh tidak diletakkan di jalan raya. Pihaknya juga mengimbau dalam pelaksanaan pawai ogoh-ogoh tidak menggunakan sound system serta selalu menjaga ketertiban dan bersama-sama menghormati serangkaian Hari Suci Nyepi.
“Mari bersama-sama kita menghormati serangkaian pelaksanaan Hari Suci Nyepi dengan bersama-sama menjaga ketertiban serta tidak menggunakan sound system dan house music agar terhindar dari permasalahan yang riskan terjadi pada saat pawai ogoh-ogoh saat malam Pengerupukan," pungkasnya.
Berdasarkan data resmi Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, adapun peraih 8 besar yakni Denpasar Selatan yakni Banjar Dukuh Mertajati Sidakarya (89,125), Banjar Kertha Dalem Sidakarya (84,5), Banjar Tengah Sidakarya (83,75), Banjar Geladag Pedungan (81,625), Banjar Bekul Panjer (81,25), Banjar Dukuh Sari Sesetan (81,125), Banjar Celuk Panjer (81) dan Banjar Karya Darma Sesetan (78,875).
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4355 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1474 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1048 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 962 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 898 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun