Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Isolasi Desa, Bupati Suradnyana Utamakan Aspek Keamanan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST menegaskan bahwa tujuan utama isolasi desa yang dilakukan di Buleleng yakni untuk mengutamakan aspek keamanan dalam proses isolasi.
[pilihan-redaksi]
Sebab, sebelum terbitnya Surat Edaran (SE) Bupati Buleleng Nomor : 140/266/SE/DPMD/2020 terkait dengan penentuan isolasi desa, banyak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang belum menaati isolasi mandiri.
Masing-masing daerah tentu memiliki inovasi yang berbeda sesuai dengan kondisi daerahnya. Kabupaten Buleleng melakukan langkah cepat dengan menentukan kebijakan isolasi desa untuk PMI asal Buleleng. Beberapa opsi tempat yang disarankan untuk penerapan isolasi desa sudah ditentukan, diantaranya gedung sekolah, hotel, villa atau rumah warga yang disewa oleh desa serta fasilitas umum lainnya yang ada di desa. Khusus bagi masyarakat yang diisolasi di gedung sekolah, dinilai mampu menerapkan pengawasan yang lebih terukur.
“Mereka juga bisa bertemu keluarga walaupun dari kejauhan, dan bisa menikmati makanan atau minuman hasil masakan keluarga yang tentu sesuai selera mereka,” ujar Bupati PAS yang juga selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan, Penanganan Covid-19 Buleleng, saat melakukan video conference dengan awak media, terkait perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng, Selasa (14/4).
Selain gedung sekolah, Lanjut Bupati PAS, tempat untuk penerapan isolasi bagi PMI seperti hotel atau villa, hingga sore tadi Tim Gugus Tugas sedang mengupayakan untuk ketersediannya. Karena ini bukan merupakan persoalan biaya, melainkan rasa ketulusan dan niat pemilik hotal atau villa untuk bisa menerima masyarakat yang masuk ke masa isolasi. Dengan demikian Tim Gugus Tugas akan terus mengupayakan tempat isolasi yang layak, demi keamanan dan keselamatan bersama.
“Saya tahu hal ini pasti membuat PMI kita tidak nyaman karena ini sifatnya darurat, tapi kami akan tetap mengupayakan tempat yang layak untuk isolasi dengan mengutamakan keamanan,” tambahnya.
Khusus untuk gedung sekolah yang digunakan untuk tempat isolasi, pada hari pertama penerapan isolasi desa ini tentu banyak hal yang perlu ditingkatkan lagi. Baik itu dari kebersihan lingkungan, tempat tidur, kamar mandi, serta fasilitas lain yang dibutuhkan.
Selama masa isolasi, tingkat kenyamanan tempat isolasi yang sudah ditentukan akan terus ditingkatkan.
“Tentu ketidaknyamanan adik-adik PMI kita akan terbayar dalam 14 hari kedepan, kembali berkumpul dengan keluarga dan masyarakat setelah mendapat predikat sehat melalui tes swab usai masa isolasi,” pungkas Bupati PAS.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5505 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2315 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1128 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan