Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
Terkait Penolakan PMI, Kapolda: Masih Coba-Coba, Berhadapan dengan Saya
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Adanya penolakan dari sejumlah masyarakat terkait lokasi karantina terhadap pekerja migran (PMI) yang datang dari luar negeri disikapi Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose.
Irjen Golose berjanji akan menindak tegas masyarakat atau pihak tertetu yang coba menghalangi proses penanganan Covid-19 di Bali, apalagi penolakan terhadap PMI.
"Tidak ada kompromi untuk mereka yang melawan kebijakan. Itu jalan terakhir. Apabila masih coba-coba, mereka akan berhadapan dengan saya," tegasnya di Mapolda Bali, Senin (20/4).
Jenderal bintang dua di pundak itu menerangkan, masyarakat saat ini sedang berusaha melindungi diri dari penularan covid-19. Namun yang harus perlu diingat bahwa penanggulangan covid-19 harus dilakukan bersinergi.
Jenderal asal Manado Sulawesi Utara itu kembali menegaskan, tidak boleh ada masyarakat atau kelompok tertentu yang membuat kebijakan sendiri-sendiri. Semuanya harus mengikuti kebijakan pusat dan juga pemerintah Provinsi Bali.
"Tujuannya untuk melindungi rakyat. Jadi kalau ada orang-orang yang menggunakan kesempatan hanya berpikor ego sendiri, tidak memikirkan kepentingan orang banyak, daerahnya, provinsinya dan kepentingan negara, saya sudah katakan tadi," ungkapnya.
Irjen Golose menerangkan perihal ini juga berlaku bagi jajaran Polda Bali yang tidak boleh melakukan penutupan jalan dengan alasan kemanusiaan.
"Apabila ini masih terjadi lagi dan ditunggangi kelompok tertentu maka mereka akan berhadapan dengan satgas yang kami bentuk dimana ketuanya adalah Dir Krimum. Itu adalah jalan terakhir. Ini untuk kemanusiaan," pungkasnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun