Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Kehabisan Uang di Bali, Warga Amerika Jadi Tukang Tempel Sabu
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Diduga kehabisan uang di Bali, seorang warga negara kelahiran Hawaii Amerika Serikat, Christian Alit Stroh (26), nekat mencari uang haram dengan menjadi kurir narkoba.
Dia ditangkap anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar saat akan menempel sabu di depan rumah tinggalnya di Jalan Tukad Yeh Panet Gang Sagamona II nomor 1 Renon Denpasar Timur, Jumat (1/5/2020) sore. Polisi mengamankan barang bukti 1 paket sabu seberat 3,55 gram.
Informasi menyebutkan, Christian sudah lama tinggal di Jalan Tukad Yeh Panet Gang Sagamona II nomor 1 Renon Denpasar Timur. Namun karena wabah pandemi covid-19, Christian kehabisan uang. Ia memilih menjadi kurir narkoba untuk mencari penghasilan sehari-hari.
Sekian lama mengedarkan sabu, tanpa disadarinya anggota Satresnarkoba mengendus transaksi tersebut. Atas informasi masyarakat, Polisi mengerebek rumah tersangka sekitar pukul 17.30 Wita.
"Rumahnya digerebek karena sering dijadikan transaksi narkoba. Pelaku ini warga negara asal Amerika Serikat," jelas sumber, Minggu (10/5/2020).
Pria pemilik paspor 505662652 itu tak berkutik setelah ditangkap di depan rumahnya, saat akan menempel sabu. Dari saku depan celana pendek yang dikenakannya disita sebungkus rokok berisi tisu.
Setelah tisu dibuka, didalamnya berisi 1 paket sabu seberat 3,55 gram.
"Di dalam celana pendeknya disita 1 paket sabu yang akan ditempel di depan rumahnya," ungkap sumber.
Selain 1 paket sabu, barang bukti lainnya yang disita yakni satu pembungkus tuperware yang didalamnya terdapat 1 buah bong dan 3 bendel plastik kosong serta 2 buah timbangan elektrik.
Hasil interogasi, tersangka Christian mengaku kehabisan uang dan nekat menjadi kurir narkoba atas perintah orang yang bernama Ferry. Pengedar narkoba itu menyuruhnya mengedarkan sabu untuk ditempel di sejumlah lokasi dengan imbalan uang.
"Dia mengaku disuruh orang bernama Fery untuk menjual narkoba dengan system tempel, Fery masih dikejar," ujar sumber.
Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi belum memberikan komentar terkait penangkapan tersebut.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 407 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 356 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 352 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang