Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Sambut New Normal, Disparbud Jembrana Gandeng PHRI Bersih-Bersih Pantai
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Memasuki tahapan era new normal ditandai dengan dibukanya kembali industri pariwisata di Bali 9 juli nanti, Pemkab Jembrana terus berbenah membangkitkan kembali pariwsata yang sempat terpuruk akibat pandemi covid-19.
[pilihan-redaksi]
Selain dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat di restaurant maupun hotel, juga dengan pembenahan beberapa obyek wisata. Salah satunya di obyek wisata Pantai Candikusuma, yang terkenal memiliki panorama sunset yang indah bersanding dengan kampung nelayan yang tempat budidaya mutiara.
Bersama PHRI Jembrana, Disparbud Jembrana menggelar event Jembrana Clean Up Day ( JCD), berupa aksi sosial bersih-bersih pantai di Candikusuma, Jumat pagi (3/7/2020). Kegiatan ini melibatkan segenap stake holder pariwisata mulai dari pengurus PHRI Jembrana, unsur TNI, Polri, Aparat Desa Candikusuma, serta masyrakat sekitar, dengan jumlah peserta 60 orang.
“Aksi sosial ini kita mulai jam 6.30 WITA pagi, dibagi di tiga titik sepanjang Pantai Candikusuma. Kita bersihkan areal pantai khususnya dari sampah plastik. Sengaja kita bagi menjadi tiga titik sehingga physical distancing sesuai protokol tetap kita terapkan,“ kata Sekretaris PHRI Jembrana Ni Made Ayu Ariati.
Sasaran lainnya dari aksi ini menurutnya untuk menggugah kepedulian warga untuk ikut bersama-sama menjaga lingkungan.
“Bersih-bersih pantai ini juga untuk menjaga areal sempadan pantai tetap bersih utamanya dari sampah plastik. Sehingga pantai candikusuma yang kita nilai cukup potensial sebagai daya tarik wisata tetap indah , bersih dan menarik untuk dikunjungi,“ katanya.
Ia juga berharap melalui aksi sederhana ini mampu mengedukasi serta menumbuhkan kesadaran warga menjaga lingkungan alam dan pantai tetap bersih. Kedepan kesadaran itu akan menjadi kebiasaan sehingga penanganan lingkungan pantai bisa bersama-sama.
“Kita dari pengurus sudah bersepakat, event JCD ini tidak akan berhenti disini saja. Tapi secara rutin akan kita adakan, berpindah-pindah lokasi tiap bulan di tempat wisata lainnya. Tentunya kordinasi terus kita tingkatkan dengan jajaran pemerintahan kabupaten, aparat desa baik dihulu maupun hilir mengenai pentingnya menjaga lingkungan bebas dari sampah plastik,“ sambungnya.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana Nengah Alit didampingi Kabid Pariwsata Kadek Mira Ananta Sukma Dewi sangat mengapresiasi event JCD. Menurutnya event ini selain menjaga kebersihan lingkungan tapi bentuk promosi daya tarik wisata.

"Event ini sangat menarik untuk menunjukkan kesiapan kepada seluruh masyrakat, bahwa pariwisata Jembrana sangat beragam. Selain memiliki keindahan alam dari gunung hingga pantai, tapi juga didukung kesadaran masyarakatnya untuk menjaga kelangsungan alam," kata Nengah Alit sembari berharap even ini berkesinambungan tidak berhenti pada satu titik.
"Tentunya kami dari pemerintah daerah akan selalu mendukung. Melalui event ini juga salah satu wujud persiapan pariwisata Jembrana guna menyongsong tatanan hidup baru yang berlaku diseluruh sektor kehidupan termasuk industri pariwisata. Kesadaran akan protokol kesehatan itu tidak hanya berlaku bagi pelaku wisata saja (hotel dan restaurant), tapi termasuk bagi masyarakat pendukung wisata yang terlibat dalam jasa pariwsata di Jembrana," pungkas Nengah Alit.
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 874 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 741 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 560 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 529 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik