Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Ketua KPU Gianyar Positif Covid-19, Kantor Ditutup Sementara
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ketua Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar, I Putu Agus Tirta Suguna (43) terkonfirmasi positif Covid-19, akibatnya kantor KPU Gianyar tutup sementara sejak Kamis (6/8).
[pilihan-redaksi]
Ketua GTPP Covid 19 Kabupaten Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya dikonfirmasi Kamis (6/8) membenarkan Ketua KPU Gianyar terpapar covid 19.
“Ya benar, karena awalnya ada riwayat penyakit dan saya baru dapat laporannya kemarin,” jelas Wisnu Wijaya.
Terpisah, Divisi Hukum dan Pengasawan KPU Gianyar, I Wayan Mura, Kamis (6/8) mengatakan pasca Ketua terpapar Covid-19, kantor KPU Gianyar ditutup sementara.
"Nggih tutup sementara selama 14 hari kedepan," jelasnya.
Sepengetahuannya, Ketua KPU Agus Tirta Suguna tidak ke kantor sejak 28 Juli 2020 lalu karena sakit.
"Sejak 28 itu kami memang lost kontak dengan beliau. Dari keluarga, beliau katanya sempat ke rumah sakit karena diduga demam berdarah dan trombositnya turun. Entah bagaimana prosedur di rumah sakit akhirnya di-rapid atau di-swab dinyatakan positif covid 19. Selanjutnya dibawa ke RS PTN Unud,” jelasnya.
Setelah mendapat informasi Ketua positif covid, seluruh staff yang ada di KPU Gianyar langsung menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.
Sebelumnya, seorang pejabat di bumi seni Gianyar juga terpapar Covid-19. Yakni Direktur Utama RSUD Sanjiwani, dr Ida Komang Upeksa terpapar covid-19. Pejabat asal Buleleng ini sudah menjalani isolasi di RS Bali Mandara.
Ketua Harian Satgas Covid-19 Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya belum bisa memastikan di mana yang bersangkutan terpapar.
“Kita tidak tahu beliau kenanya di mana. Tapi memang betul beliau positif,” ujarnya.
Wisnu mengatakan, data positif Covid Upeksa diterimanya, Senin (2/8) sore. Namun karena berstatus Orang Tanpa Gejala, saat itu ia tidak langsung diisolasi di rumah sakit.
"Atas permintaan dr Ida Komang Upeksa, meminta dikarantina secara mandiri di rumahnya," jelasnya.
Namun, mempertimbangkan beberapa hal terkait pelayanan isolasi di rumah, akhirnya dr Upeksa bersedia menjalani isolasi di RS Bali Mandara.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5507 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2317 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1129 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan