Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
2 Oknum Polisi Jembrana Palak Turis Jepang Menunggu Sidang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dua oknum Polisi Jembrana yang kedapatan melakukan pungli atau memalak di jalan, hingga kini belum menjalani sidang kode etik profesi kepolisian. Sambil menunggu jadwal persidangan, keduanya masih tetap bekerja seperti biasa.
Hal itu dijelaskan Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Syamsi, Jumat (18/9/2020). "Ya benar keduanya belum disidang. Keduanya masih bertugas seperti biasanya," ungkap Kombes Syamsi.
Dalam kasus ini, kedua oknum itu sudah diperiksa Bid Propam Polda Bali. Nantinya keduanya akan menghadapi sidang kode etik profesi. Sidang sejatinya akan dilaksanakan di Polres Jembrana.
"Setelah diperiksa penyidik Bid Propam Polda Bali, kedua oknum Polisi itu langsung dilimpahkan ke Polres Jembrana. Jadi sidangnya di Polres Jembrana," beber perwira melati tiga di pundak itu.
Dilanjutkan Kombes Syamsi, kapan keduanya akan di sidang, semuanya tergantung Polres Jembrana. Sedianya Polres Jembrana akan diberi tenggang waktu 14 hari baru kemudian bersidang.
Terkait hasil rekaman video terlihat satu oknum polisi yang menerima uang dari WNA Jepang, dari hasil pemeriksaan Propam Polda Bali, oknum polisi yang satunya lagi ikut terlibat. "Hasil pemeriksaan Bid Propam keduanya terlibat menerima uang dan akan disidang," tegasnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4506 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2320 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1960 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1591 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1035 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun