Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Produksi Rumah Terumbu Karang Wajib Taat Prokes

Rabu, 18 November 2020, 17:50 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Padat Karya sektor perikanan dan kelautan memberikan dampak baik bagi warga ditegah keterpurukan ekonomi akibat Covid-19.

Warga yang terdampak Covid-19, seperti yang kena PHK ataupun dirumahkan oleh perusaahannya, yang dilibatkan untuk proyek tersebut. Namun, mereka wajib mengikuti protokol kesehatan selama terlibat produksi rumah terumbu karang.

Sekitar 200 warga dilibatkan untuk membuat rumah terumbu karang di Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng. Rumah Terumbu karang ini akan ditenggelamkan di pantai Penimbangan, bulan Desember 2020.

Ada tiga jenis rumah terumbu karang yang dibuat. Masing-masing jenis berjumlah 200 unit. Nantinya, di Pantai Penimbanganakan dibuat taman bawah laut bertujuan untuk restorasi terumbu karang.

 “Kami sangat mewajibkan mereka yang bekerja untuk mentaati protokol kesehatan. Pakai masker dan jaga jarak. Dan program ini justru bisa menambah imun mereka karena bisa bekerja kembali. Sebelumnya ada yang dirumahkan, banyak yang stress memikirkan bagaimana mereka hidup,” ujar salah satu Koordinator LINI Foundation, Anak Agung  Ngurah, Rabu (18/11).

LINI Foundation salah satu lembaga yang mengkoordinir program untuk pembuatan rumah terumbu karang di Buleleng bersumber dar program PEN.

Anak Agung Ngurah, mengatakan pihaknya secara ketat menerapkan protokol kesehatan dan mengatur jarak ketika mereka bekerja. Satu produksi rumah terumbu karang dikerjakan maksimal oleh tiga orang pekerja.

“Cara kerja sudah diatur jarak, agar tidak terlalu berdekatan. Tetapi mereka juga sudah paham protokol kesehatan agar mereka juga tetap bisa bekerja," ujarnya. (NOV)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: Tim Liputan COVID



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami