Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 16 Juni 2026
Total Tunggakan Sewa Pasar Tradisional di Denpasar Capai Rp15 Miliar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Belum terlihat tanda-tanda meredanya jumlah kasus Covid-19 memberi dampak negatif ke sektor usaha kecil seperti salah satunya menurunnya pendapatan.
Kondisi tersebut terjadi di beberapa pasar tradisional di Denpasar yang diperkirakan sampai Desember 2020 akan terjadi tunggakan pembayaran kontrak maupun distribusi sebesar 50 persen. Kondisi tersebut disebabkan akibat dampak dari menurunya jumlah pembeli dan pendapatan para pedagang.
Adapun sistem pembayaran kontrak atau sewa dilakukan berbeda-beda, ada dibayar bulanan sedangkan biaya operasional pasar dibayar harian dengan jumlah nominal berbeda-beda di setiap pasarnya.
Hal itu disampaikan, Direktur Utama PD Pasar Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata Kamis (26/11) di Pasar Badung, Denpasar.
"Kami saat ini menghadapi tunggakan yang lumayan besar, jika diprediksi sampai Desember 2020 ini akan terjadi tunggakan kurang lebih sebesar Rp15 miliar," jelasnya.
Kondisi tersebut disebabkan karena kemampuan membayar dari para pedagang sewa memang menurun drastis.
"Karena jumlah kunjungan menurun, tentu membuat omzet para pedagang juga ikut menurun drastis. Sebagian besar para pedagang tersebut bisa membayar dari memutar omzet yang dimilikinya," katanya.
Sebelum terjadinya Covid-19 paling tunggakan terjadi sebesar 10 persen ke bawah saja sekarang bisa di atas angka tersebut.
Jika dilihat dari beberapa pasar tradisional di wilayah Denpasar pasar tradisional Badung dan Kumbasari sangat terdampak. Kondisi tersebut disebabkan karena untuk pasar Badung masyarakat masih beradaptasi datang ke pasar.
Sedangkan untuk pasar tradisional Kumbasari tentu berkaitan dengan wisatawan karena sampai saat ini belum terlihat ada kunjungan jadi otomatis kondisi pasar mati suri dalam kondisi seperti saat ini tidak banyak bisa dilakukan.
Untuk itu, pihaknya selalu menekankan penerapan protokol kesehatan dan promosi melalui media sosial. Meski demikian, jika dilihat mulai dua minggu terakhir di November 2020 ini terlihat telah terjadi peningkatan jumlah kunjungan ke beberapa pasar tradisional di Kota Denpasar.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun