Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Memeluk Batu di Pura Gunung Baleku, Permohonan Diyakini Bisa Terkabul
BERITABALI.COM, NTB.
Tak hanya diyakini sebagai petilasan Dang Hyang Nirartha, di areal utama Pura Gunung Baleku yang diempon oleh 3 Banjar di Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat tersebut juga terdapat sebuah batu yang sangat disakralkan yang disebut dengan Batu Kapong.
Menurut kepercayaan, barang siapa yang mampu memeluk Batu Kapong ini hingga jari tangan kanan dan kiri bertemu satu sama lain pada sebuah lubang yang ada dibelakang batu maka niscaya apa yang didoakan akan bisa terkabulkan. Bukan hanya sekedar mitos, sejumlah orang yang datang memohon sesuatu banyak yang terkabul setelah datang sembahyang dan memohon sembari memeluk Batu Kapong tersebut.
Seperti penuturkan salah seorang pengempon Pura bernama I Wayan Langkir saat ditemui media ini pada Senin (01/02/2021). Bahwa Pura Baleku atau juga dikenal dengan sebutan Pura Balekuwu berdasarkan cerita para tetua dipercaya sebagai tempat petilasan Dang Hyang Nirartha hanya saja cerita lebih jauh tentangnya tidak diketahui secara pasti.
Namun yang cukup menarik, di areal utama Pura Gunung Baleku tersebut tepatnya di depan pelinggih petilasan ada batu yang dipercaya bisa mengabulkan segala permohonan. Batu tersebut dinamai Batu Kapong.
"Menurut kepercayaan, jika berhasil memeluk batu tersebut sampai jari kanan dan kiri bersentuhan tepat hingga di lubang yang ada di belakang batu, maka konon permohonan seseorang akan terkabul," ujarnya.
Hanya saja, tidak semua orang mampu memeluk batu hingga benar-benar menyentuh lubang dan jari kedua tangan. Terkadang ada seorang pemedek yang memiliki badan besar justru tidak sanggup namun ada juga yang bertubuh kecil mungil justru berhasil memeluk dan menyentuh ujung jarinya.
"Ya saya sempat coba tadi bersila dan memeluk batu tersebut, tetapi tidak sampai," ungkap Nengah Adi salah seorang pemedek yang datang ke Pura tersebut.
Selain itu, Wayan Langkir juga mengungkapkan bahwa banyak pemedek yang datang untuk berdoa memohon sesuatu, seperti misalnya akan nyalon anggota DPR serta ada juga yang memohon mendapat pekerjaan misalnya mencalonkan PNS.
Untuk diketahui, odalan di Pura Baleku sendiri dilaksanakan setiap satu tahun sekali pada saat hari Purnama Sasih ketiga. Pura ini diempon oleh krama yang berasal dari 3 Banjar diantaranya banjar Karya, Banjar Rojong dan Banjar Darmayatra.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2948 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2016 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun