Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Warga Temukan Mayat Bayi Diduga Hasil Hubungan Gelap di Pintu Sungai
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sejumlah warga dibikin geger dengan penemuan mayat bayi laki-laki yang masih merah di pintu sungai. Mayat bayi tersebut diduga korban hubungan gelap.
Mayat bayi laki-laki itu ditemukan di Jalan Desa Gang Haji Pagih, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Bandung pada Selasa (9/3/2021) sekitar pukul 15.00 WIB.
Mayi bayi itu ditemukan petugas yang menjaga pintu air di aliran sungai yang melintasi TKP.
Kapolsek Kiaracondong Kompol Asep Saepudin menyatakan, mayat itu diduga korban hubungan gelap. Pasalnya, di lokasi tersebut kerap ditemukan mayat bayi.
"Di sana kan pintu air, jadi sepertinya mayat-mayat yang dibuang di sungai itu tertahan di sana. Mungkin saja dibuangnya di hulu sungai, dan mayat terseret oleh arus sungai karena hujan besar. Makanya, pelakunya belum tentu warga sekitar," kata Asep dilansir dari AyoBandung.com -- jaringan Suara.com.
Pihaknya memperkirakan bahwa mayat itu dibuang pada hari yang sama.
"Kemungkinan (dibuang) di hari yang sama. Baru beberapa jam lahir kayaknya. Soalnya, ari-arinya juga masih menggantung," ujarnya.
Polsek Kiaracondong tenah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pembuang bayi tersebut. Pelaku akan didakwa atas kasus pembunuhan dan terancam hukuman penjara.
"Iya, akan kami tindak karena itu termasuk pembunuhan. Ancaman hukumannya bisa di atas lima tahun itu," tegasnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 407 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 356 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 352 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang