Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Gilimanuk Dibuka, Kendaraan Mengular Turun dari Kapal
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Usai Hari Raya Nyepi atau saat Ngembak Geni, Pelabuhan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana kembali dibuka Senin (15/03/2021) jam 06.00 WITA.
Sebelumnya Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk ditutup selama 24 jam selama pelaksanaan Nyepi pada Minggu (14/03/2021).
Dari pantauan di Pelabuhan Gilimanuk Senin pagi, aktivitas penyebrangan Pelabuhan Gilimanuk mulai terlihat.
Kapal mulai melakukan bongkar muat seperti hari biasa. Namun saat pelayaran perdana kapal yang yang pertama bersandar di dermaga III Kapal KMP Seria Domar
di hari pertama dibuka, nampak kendaraan baik roda empat maupun roda dua mengular turun dari kapal yang sandar baik di dermaga ponton maupun di Landing Craft Machine (LCM).
Menurut Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk Kompol Gusti Nyoman Sudarsana, Pelabuhan Gilimanuk kembali dibuka pada pukul 06.00 WITA dengan Kapal pertama KMP Seria Domar yang persiapan bongkar muatannya di dermaga 3. Kemudian disusul oleh KMP Darma Rucitra di Dermaga Ponton, KMP Gerbang Samudra 2 di Dermaga 1 dan KMP Satria Nusantara di dermaga 2.
"Situasi di Pelabuhan Gilimanuk setelah dibuka pasca Nyepi suasananya masih lengang. Hanya saat dibuka perdana saja setiap kapal datang dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi penuh dengan muatan baik orang maupun kendaraan," tutup Kapolsek.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5534 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3481 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2330 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1156 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan