Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Harga Terus Naik, Pedagang Ayam Potong Mogok Jualan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Jelang bulan suci Ramadan, sejumlah pedagang ayam potong di sejumlah pasar Kabupaten Cianjur menggelar aksi mogok. Hal itu menyebabkan faktor kenapa warga Cianjur tidak bisa makan ayam. Para pedagang ayam potong di cianjur ancam mogok jualan.
Alasan para pedagang potong ayam berhenti berdagang karena harganya terus naik empat hari menjelang bulan suci Ramadan 1442 Hijriah atau 2021. Kenaikan harga ini mengakibatkan masyarakat tidak membeli daging ayam, sehingga para pedagang merugi karena dagangannya menumpuk.
“Saya bersama rekan-rekan memutuskan berhenti berjualan, karena harganya terus melonjak naik," kata Zacky pedagang ayam potong di Pasar Muka Cianjur pada wartawan, dilansir dari Ayobandung.com- jaringan Suara.com, Jumat (9/4/2021).
Menurutnya, harga daging ayam potong yang biasa dijual berkisar Rp33 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp40 ribu per kilogram. Tingginya harga ayam potong dipasaran, lanjut Zacky, sangat berdampak terhadap daya beli masyarakat.
"Pedagang memutuskan untuk berhenti berjualan, menyusul harga daging ayam yang terus naik sepakan terakhir. Serta pasokan dari tingkat bandar maupun peternak yang sulit," tuturnya.
Zacky berharap harga daging ayam potong bisa stabil serta pasokannya kembali melimpah. “Kebutuhan masyarakat cukup tinggi apalagi menjelang puasa ini,” tandasnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5507 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2317 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1129 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan