Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Bisa Merusak Kesehatan Hati, Kurangi 4 Makanan Populer Ini
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menurut American Liver Foundation, diperkirakan sekitar 25 persen orang dewasa di Amerika memiliki penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD). Kondisi hati kronis yang umum ini terjadi ketika kelebihan lemak disimpan di dalam sel hati.
Penumpukan lemak dalam sel hatu tersebut terutama disebabkan oleh pilihan makanan yang tidak sehat secara rutin. Melansir dari Eat This, berikut empat makanan yang perlu Anda batasi untuk menjaga kesehatan hati, antara lain:
1. Daging merah
Sebuah studi tahun 2010 menemukan hubungan antara asupan daging merah dan peningkatan risiko penyakit hati kronis serta karsinoma hepatoseluler, salah satu jenis kanker hati yang paling umum.
Jika Anda sudah memiliki NAFLD, Anda sebaiknya menghindari daging merah, sebab daging ini mengandung lemak jenuh tinggi.
2. Ayam goreng
Mirip dengan daging merah, ayam goreng dibungkus dengan banyak lemak jenuh. Sebab saat digoreng, makanan menyerap lemak dari minyak goreng dan akibatnya menjadi lebih padat kalori. Meskipun makan gorengan tidak akan menyebabkan komplikasi kesehatan yang parah, namun memakannya secara rutin berpotensi menyebabkan kerusakan, terutama pada hati.
"Diet tinggi lemak jenuh menyebabkan peningkatan lemak hati dan resistensi insulin," Leann Poston, MD di Invigor Medical.
3. Roti tawar, pasta, nasi
Karbohidrat olahan atau biji-bijian olahan seperti roti tawar, pasta, dan nasimemiliki indeks glikemik (GI) yang lebih tinggi daripada biji-bijian yang diproses secara minimal. Makanan dengan GI tinggi dapat menyebabkan lonjakan cepat gula darah yang kemudian memicu pankreas memproduksi insulin.
Meskipun ini adalah respons yang normal, makan makanan ini secara teratur dapat menguras pankreas dan menyebabkan tubuh menjadi resisten terhadap insulin. Resistensi insulin diyakini menjadi penyebab NAFLD karena sel-sel di otot, lemak, dan hati tidak merespons hormon dengan baik.
4. keripik kentang
Mengkonsumsi terlalu banyak makanan asin, seperti keripik kentang dapat menyebabkan kerusakan pada hati Anda. Menurut sebuah studi tahun 2016, makan terlalu banyak garam dapat menyebabkan tingkat kematian sel yang lebih tinggi dan tingkat pembelahan sel yang lebih rendah. Kondisi ini dapat menyebabkan fibrosis hati.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5971 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2303 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan