Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pengolah Limbah Didorong Miliki Sertifikat Kompetensi
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Setiap profesi kini didorong untuk memiliki sertifikat kompetensi, termasuk salah satunya pengolah limbah organik menjadi pupuk kompos.
Seorang pengolah limbah dapat dikatakan memiliki kompetensi jika telah melalui uji kompetensi. Hal tersebut terungkap dalam kegiatan Ujian kompetensi pengolahan limbah organik menjadi pupuk organik yang dilaksanakan oleh Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya P4S Dharma Pertiwi Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung, Klungkung selama 2 hari mulai mulai 30 april-1 Mei 2021.
Ketua Penyelenggara, I Ketut Darmawan, S.Pt menyampaikan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat pupuk organik secara benar sesuai dengan standar atau prosedur operasional yang benar. Ujian ini juga sebagai dasar legalitas bagi peserta untuk memberikan transfer pengetahuan kepada pihak lain.
“Karena syarat untuk bisa mengembangkan ilmu dan aplikasinya harus memiliki kompetensi dan sertfikat yang dikeluarkan oleh lembaga berwenang yang ditunjuk oleh pemerintah,” kata pria kelahiran Klungkung, tahun 1978.
Ia berharap peserta yang telah lulus uji kompetensi nantinya memiliki kemampuan mengembangkan dan menularkan pengetahuannya kepada masyarakat yang ada di lingkungan sekitarnya. Sertifikasi ini berlaku selama 3 tahun dan pemegang sertifikat wajib penyampaian laporan kegiatan pendampingan.
Uji kompetensi yang digelar di ruang produksi pupuk organik KTT. Satwa Winangun diikuti oleh 20 orang. Peserta berasal dari kalangan Pemuda, mahasiswa bidang Pertanian, pelaku pupuk organik dan juga anggota Kelompok Tani Ternak Satwa Winangun Desa Tangkas
Sementara itu Fasilitator kegiatan, I Wayan Sulendra, SP. Tim Asesor terdiri dari 2 orang yaitu Nyoman Oka Tridjaja, PhD selaku ketua Lembaga Sertifikasi Profesi Pertanian Organik (LPPSO) Badan Nasional Sertifikasi Profesi Jakarta (BNSP) dan Agus Yulianto, SKM selaku wakil direktur LPPO-BNSP.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5893 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4618 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2232 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan