Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
40 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Dialokasikan Gempur Zona Merah di Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem siapkan setidaknya sekitar 40 ribu dosis vaksin Covid-19 untuk mendukung kegiatan vaksinasi covid-19 massal tiga kelurahan yang ada di Kabupaten Karangasem.
"Ya kita siapkan sebanyak 40 ribu dosis vaksin untuk tahapan vaksinasi dosis pertama ini," ujar Kadinkes Karangasem, dr. I Gusti Bagus Putra Pertama ketika dikonfirmasi media ini pada Jumat malam (07/05/2021).
Sejauh ini sebanyak 6.865 orang warga dari tiga kelurahan, yakni Kelurahan Karangasem, Kelurahan Subagan dan Kelurahan Padangkerta terlah menerima suntikan vaksin Covid-19 yang telah dilaksanakan mulai Rabu (05/05/2021) lalu.
Seperti diberitakan sebelumnya, vaksinasi massal dilaksanakan di tiga kelurahan tersebut lantaran masih dikategorikan sebagai wilayah dengan potensi penyebaran Covid-19 cukup tinggi, terbukti berdasarkan update terakhir peta zonasi Covid-19, dua kelurahan diantaranya masih masuk kedalam zona merah sedangkan satu kelurahan zona orange.
Adapun sasaran vaksinasi adalah warga setempat yang memenuhi kriteria dan belum pernah divaksin Covid-19. Tak hanya warga setempat, sasaran vaksinasi juga tertuju bagi warga yang berdomisili serta warga yang beraktivitas diwilayah ketiga kelurahan tersebut.
"Ini merupakan bagian upaya kita untuk menekan penyebaran Covid-19, kita gempur dari segala lini, disamping prokes dan penyemprotan disinfektan kita juga laksanakan vaksinasi Covid-19, agar wilayah ini bisa keluar dari zona merah penyebaran Covid-19," ujar Putra Pertama.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 888 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 279 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun