Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Managemen Operasional Besakih Rumahkan Ratusan Karyawan, Termasuk Petugas Kebersihan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pandemi corona memaksa Managemen Operasional pengelolaan kawasan Pura Agung Besakih merumahkan ratusan karyawannya secara bertahap.
Terakhir, sebanyak 21 orang tenaga kebersihan menyusul 88 karyawan lainnya yang telah dirumahkan sebelumnya secara bertahap sejak tahun 2020 lalu.
Sampai saat ini, dari 125 orang karyawan, terhitung dari bulan Maret tahun 2020 hingga bulan Mei 2021, Managemen operasional telah merumahkan sebanyak 109 orang karyawan sementara 16 orang karyawan masih tetap dipertahankan.
“Kita sebelum bulan Maret tahun 2020 masih bisa bertahan, namun setelah itu jumlah kunjungan wisatawan kian merosot sehingga dengan terpaksa kami merumahkan sebagian besar kariawan secara bertahap,” ujar Kepala Manajemen Operasional, I Wayan Mawit ketika dikonfirmasi Selasa (18/05/2021).
Ia menjelaskan, 16 orang karyawan yang tersisa sebagian besar adalah petugas keamanan. Mereka tetap mau dipekerjakan meski dengan gaji yang tak menentu. Bahkan terkadang mereka hanya menerima upah Rp.300 ribu setiap bulannya itupun jika ada cukup pemasukan.
Akibat dari dirumahkannya sebagian besar karyawan tentunya selain berdampak terhadap perekonomian warga, tentunya akan mempengaruhi kawasan Pura Besakih terutama dalam hal kebersihan di luar areal Pura agak menjadi sedikit terhambat.
Untuk diketahui, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dari awal tahun 2021 rata – rata hanya sebanyak 8 orang setiap dan 21 orang per hari untuk wisatawan lokal yang mengunjungi kawasan Pura Agung Besakih.
“Semoga situasi Pandemi Corona ini bisa segera berlalu, dan pariwisata bisa segera kembali bangkit,” harap Mawit.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun