Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
Aksi Penangkapan 6 Pemuda Gelar Balap Liar di Negara, Petugas Hampir Ditabrak
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Jajaran Polsek Negara menangkap 6 pemuda yang kerap melakukan aksi balap liar atau trek-trekan di Banjar Pebuahan Desa Banyubiru, Kecamatan Negara Selasa (18/05/2021).
Penangkapan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Negara AKP Gusti Sudarma Putra. Penangkapan bermula dari adanya laporan masyarakat Banjar Pebuahan yang resah dengan aksi pemuda yang melakukan balap liar sore hari. Keenam pemuda tersebut berasal dari Desa Tegalbadeng Barat, Desa Banyubiru, dan Desa Pengambengan.
Menurut informasi yang didapat, dari warga sekitar mereka kerap sekali melakukan trek-trekan di tempat tersebut, bahkan mereka sampai taruhan.
Kapolsek Negara AKP Sudarma Putra mengatakan, rata-rata umur mereka di bawah 20 tahun, mereka kerap melakukan balap liar ditempat tersebut dan parahnya mereka sampai taruhan ratusan ribu.
"Berkat infomasi dari masyarakat bahwa di pesisir Pantau Baluk Rening kerap terjadi balap liar, sehingga petugas langsung menuju lokasi, sebelumnya penangkapan saya menyelidiki aksi tersebut dengan berpura-pura mancing di pantai," jelasnya.
Mantan Kasat Reskrim Polres Jembrana ini menambahkan, setelah melakukan pemantauan, Tim Gabungan unit Reskrim dan Intelkam Polsek Negara langsung melakukan penangkapan, bahkan salah satu petugas hampir ditabrak oleh pelaku trek-trekan tersebut.
"Saat berhasil kami menangkap enam pelaku trek-trekan tersebut salah satu dari mereka mengaku tidak mau kalah dalam taruhan, sebelumnya dirinya kalah dalam taruhan," terang Sudarma Putra.
Guna kepentingan pemeriksaan keenam pemuda beserta barang bukti berupa sepeda motor kita amankan dan dibawa ke Mapolsek Negara.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun