Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Warga Meninggal Usai Divaksin, Dinkes Denpasar Pastikan Tidak Ada Penarikan Batch AstraZeneca
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hingga Selasa (25/5), Dinas Kesehatan Kota Denpasar masih mendalami kasus meninggalnya seorang warga yang sebelumnya sempat menjalani vaksinasi dengan vaksin AstraZeneca.
Ditemui media, Selasa (25/5) di Denpasar, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Ni Luh Sri Armini mengatakan bahwa Tim KIPI Kota Denpasar sudah turun ke lokasi langsung.
"Jadi kita sudah turun di lapangan mulai tadi sore sampai tadi pagi, jadi untuk melihat kronologis serta Batch vaksin dalam kasus ini," ungkapnya.
Dirinya menerangkan, 30 hari setelah vaksin merupakan rentan masa Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). KIPI bisa tergolong ringan hingga sedang. Umumnya, reaksi KIPI telah diprediksi.
"Kalau ada yang seperti itu misalkan ada keluhan yang ringan seperti bengkak ada terasa kemeng di tangannya atau ada keluhan lain sudah disediakan contact person yang harus dihubungi, dan ada di kartu vaksinasi," terangnya.
Sesuai dengan standar penanganan, jika contact person medis sudah dihubungi, maka pengaduan harus ditindak lanjuti.
Sementara untuk Vakin AstraZeneca batch berapa yang digunakan untuk menyuntikkan korban, ia mengakui belum mengetahui pasti untuk hal tersebut.
Ia juga memastikan tidak ada batch yang ditarik beredar di Bali, khususnya di kota Denpasar.
"Saya tidak tahu ya kenapa tidak di otopsi karena itu bukan kewenangan saya untuk menjawab. Sebelum vaksin Covid-19 kan ada screening kesehatan sudah dicek apakah dia ada hipertensi diabetes, gagal jantung vertigo, semua dicek dan sudah tentu ketika divaksin sudah memenuhi syarat," bebernya.
Saat diperiksa, almarhum juga memenuhi syarat dasar yakni tensinya di bawah 180 derajat dan untuk suhu tubuh juga sudah memenuhi persyaratan.
Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu petugas yang sedang melakukan penyelidikan di lapangan. Dan petugas-petugas tersebut terdiri dari Komda KIPI dan juga beberapa tim ahli.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3830 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1775 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang