Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Pedagang Ternak Tewas di Aliran Sungai Dekat Bendungan
BERITABALI.COM, NTB.
Muhtar alias Jojo (57 tahun) warga Dusun Selaparang Desa Matua Kecamatan Woja Dompu tewas di aliran sungai sekitar 100 meter dari Bendungan Mila Rabu, (09/06) sekitar pukul 19.00 WITA.
Belum diketahui secara pasti penyebab korban meninggal. Diduga, korban yang berprofesi sebagai pedagang ternak ini meninggal akibat serangan jantung. Korban ditemukan seorang warga Desa Rababaka yang langsung menginformasikan kepada warga Dusun Selaparang.
Mendengar informasi itu, sejumlah warga Selaparang berbondong-bondong ke TKP termasuk anaknya Imam Sholihin bersama ibunya. Aparat Polsek Woja serta aparat Brimob juga langsung meluncur ke lokasi. Evakuasi pun langsung dilakukan atas persetujuan anaknya dari sungai menuju jalan raya dan dijemput mobil polisi yang sudah menunggu.
Mayat korban langsung dibawa larikan ke RSUD Dompu untuk diperiksa. Atas kejadian itu keluarga dan warga sekitar menjadi sangat kaget. Pasalnya, sebelum magrib korban sehat-sehat saja. Bahkan sempat ngobrol dengan orang-orang yang ditemuinya sebelum ditemukan meninggal di lokasi sekitar bendungan Mila.
Muhtar dikenal sebagai pedagang ternak terutama sapi. Karena itu kebiasaanya setiap sore selalu ke ladang untuk melihat sapi peliharaanya atau mencari informasi tentang warga yang menjual ternak.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2304 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan