Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
401 Nakes Indonesia Meninggal Akibat Covid-19
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebanyak 401 orang tenaga kesehatan di seluruh wilayah di Indonesia telah meninggal akibat covid-19.
Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dr Adib Khumaidi, SpOT mengatakan, ada peningkatan jumlah dokter yang meninggal dunia pada Juni 2021.
"Per bulan Juni ini sudah ada 26 dokter yang meninggal," ucap dr Adib.
"Kemudian dari data perawat yang kita koordinasikan dengan teman-teman persatuan perawat nasional Indonesia (PPNI), ada 315 perawat yang meninggal, tenaga laboratorium 25, dokter gigi 43, apoteker 15, dan bidan 150," lanjut dia.
Namun demikian, pihaknya belum bisa memberikan data pasti kematian tenaga kesehatan akibat Covid-19 karena masih ada beberapa kasus yang perlu dikonfirmasi.
"Ini satu kondisi yang cukup mengkhawatirkan, ini suatu kondisi yang jauh lebih buruk dari bulan Januari," ujarnya dikutip dari Batamnews.
Ia mengimbau, agar para dokter dan nakes untuk selalu memperketat penggunaan alat pelindung diri saat bertugas dan mengatur pola bekerja agar dapat beristirahat dengan cukup.
"Kami mengimbau kepada dokter yang di atas 65 tahun untuk tetap di rumah, dan tentunya mohon bantuan jika sewaktu-waktu dibutuhkan mengenai aktivitas sosial dan perketat 5 M," tuturnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4532 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2343 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1990 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1605 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1048 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun