Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Perbaikan Kolam Tirta Gangga Capai 60%, Target 1,5 Bulan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Proses pengerjaan perbaikan kolam Taman Tirta Gangga yang jebol beberapa waktu lalu sampai saat ini sudah mencapai 60 persen.
Dari pantauan di sekitar lokasi perbaikan nampak terpasang penyekat cukup tinggi, sejumlah pekerja nampak masih bekerja. Sedangkan belasan pekerja perempuan nampak lalu - lalang mengangkut material pengurug.
Untuk mempercepat perbaikan, pihak pengelola Taman Tirta Gangga sedikitnya memperkerjakan sebanyak 25 pekerja dengan anggaran dana hingga Rp.372 juta.
"Sejauh ini progres perbaikan sudah 60 persen, dari pihak kita sendiri target selesai sekitar 1,5 bulan," ujar Kepala Pengelola Taman Tirta Gangga, A.A Made Kosalya, Senin 28 Juni 2021.
Ia menjelaskan, sesuai dengan kesepakatan, perbaikan kerusakan akan dilakukan oleh dua pihak yaitu pihak Taman Tirta Gangga dan pihak PDAM Karangasem. Untuk pengerjaan didalam sendiri relatif berjalan cukup lancar.
Selain menambal bagian yang jebol, rencananya juga akan dilakukan perbaikan pada dasar kolam untuk mengurangi serapan air kedalam tanah.
"Selain senderan kita juga memperbaiki dasar kolam dengan rabat beton agar tidak meresap air demi ke selamatam jangka panjang," jelas Kosalya.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4085 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1402 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 938 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 864 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 742 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun