Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Saksi: Mesin Kapal Berbunyi, Lalu Mati dan Tenggelam dengan Cepat
Tenggelamnya KMP Yunicee
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
KMP Yunicee yang berlayar dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk Jembrana Bali, yang semestinya sandar di dermaga Pelabuhan Gilimanuk pukul 19.00 wita mengalami kecelakaan dan tenggelam, Selasa (29/6/2021) kemarin.
Dari informasi yang diperoleh, dugaan sementara yang dialami oleh kapal naas tersebut yakni "black out". Gelombang dan arus laut sangat kuat sehingga kapal Yunicee yang mengangkut puluhan penumpang dan berbagai jenis kendaraan terseret sekitar 3 kilometer kemudian miring dan tenggelam dalam hitungan detik.
Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu korban selamat Kusniadi (38) seorang sopir asal Desa pulukan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana. Saat dimintai keterangan di Puskesmas II Melaya, Kusniadi menceritakan jika kapal yang ditumpanginya ini tenggelam sangat cepat. Dalam hitungan detik saja kapal dengan panjang 56,5 X 8,6 meter langsung karam.
“Kejadiannya sangat cepat, dalam hitungan detik. Saya langsung melompat dari kapal tanpa menggunakan pelambung. Saya lihat ada beberapa penumpang sedang mengambil pelampung di dek atas, Tapi saya lihat merek terjebak (di dek) karena keburu kapal tenggelam,” ungkapnya.
Kusniadi menambahkan, saat berenang dia juga melihat anak kecil meminta tolong. Saat itu juga dirinya berusaha menyelamatkan anak tersebut hingga ada nelayan yang menyelamatkannya.
“Sebelum tenggelam, saya melihat dan mendengar suara mesin kapal dut..dut..kayak mesin mau mati. Kemudian kapal miring, para penumpang langsung panik dan berusaha menyelamatkan diri. Ada yang mau mengambil "life jaket" ke dek atas kapal,” imbuhnya.
Sesaat kapal belum tenggelam, ia mengaku tidak ada pemberitahuan dari petugas kapal jika kapal sedang dalam darurat. Hingga saat ini korban meninggal KMP Yunice yang sudah meninggal sebanyak 7 orang, 5 korban sudah teridentifikasi dan 2 korban masih belum diketahui identitasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 481 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 381 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 375 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik