Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Pendaki Tersesat dan Alami Sakit pada Kaki di Gunung Agung
Rekomendasi PVMBG Tidak Dihiraukan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Tim SAR kembali melakukan evakuasi oknum pendaki nakal yang mengalami kendala saat melakukan aktivitas pendakian di Gunung Agung pada Jumat sore, (02/07/2021).
Informasi yang diperoleh, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) menerima laporan dan permintaan bantuan untuk evakuasi kurang lebih pukul 11.00 WITA terhadap seorang pendaki (inisial) SN (17) yang mengalami keluhan pada bagian kakinya.
SN sendiri mendaki bersama 5 orang rekannya, dimana meraka memulai pendakian pagi tadi sekitar pukul 03.00 WITA. Hanya saja sekitar 6 jam perjalanan, mereka dilaporkan tersesat dan salah satunya yaitu SN mengalami keluhan sakit pada kakinya.
Koordinator Pos SAR Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Wiyadnyana membenarkan laporan permintaan evakuasi pendaki tersebut saat dikonfirmasi.
Ia menerangkan, setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung mengerahkan sedikitnya 11 orang personel untuk melaksanakan evakuasi.
"Kita berkoordinasi dengan warga dan para pemandu lokal untuk melakukan evakuasi dari jalur Pasar Agung, Desa Sebudi," ujarnya.
Tim kemudian langsung melakukan pencarian ketitik lokasi yang telah diperkirakan, sekitar pukul 15.27 WITA, tim akhirnya berhasil menemukan rombongan pendaki tersebut.
Para pendaki tersebut ditemukan dlam keadaan selamat, mereka kemudian dituntun turun oleh tim SAR setelah diberikan pertolongan pertana kepada pendaki yang mengalami keluhan sakit kami.
"Tadi kita tiba di Pasar Agung sekitar pukul 16.46 WITA, untuk kondisi target masih cukup stabil hanya saja kakinya masih terasa sakit tetapi bisa perlahan berjalan menuruni gunung, semuanya tiba dalam keadaan selamat," terang Ngurah Eka.
Sementara itu, aktivitas pendakian ke Puncak Gunung Agung sejatinya hingga saat ini masih dilarang mengingat status Gunung tertinggi di Pulau Bali tersebut masih berada di level II Waspada dengan perkiraan radius zona perkiraan bahaya sejauh 2 kilometer dari puncak kawah Gunung Agung.
Bahkan, dalam perkembangan terkini aktivitas vulkanik Gunung Agung, PVMBG sendiri sudah sangat jelas setiap hari pukul 24.00 WITA menyertakan rekomendasi terkait pelarangan aktivitas apapun termasuk pendakian di kawasan zona perkiraan bahaya tersebut.
Selain itu, BPBD Karangasem juga telah memasang sejumlah rambu atau papan peringatan dengan menggunakan lima bahasa sekaligus dengan harapan imbauan yang dimaksud bisa dimengerti oleh pendaki sebelum memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Puncak Gunung.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4085 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1402 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 938 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 864 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 742 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun