Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Fenomena Aphelion Penyebab Suhu Dingin di Bumi?
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Banyak yang menduga penyebab suhu dingin di bumi disebut-sebut karena fenomena Aphelion, dimana dalam fenomena itu, posisi matahari berada sangat jauh dari bumi.
Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Herizal menyebut posisi matahari memang berada pada titik terjauh dari bumi dalam fenomena Aphelion. Namun hal ini tidak ada kaitannya suhu dingin yang belakangan terjadi di bumi.
"Pada waktu yang sama, secara umum wilayah Indonesia berada pada periode musim kemarau. Hal ini menyebabkan seolah Aphelion memiliki dampak yang ekstrem terhadap penurunan suhu di Indonesia," kata Herizal dikutip dari fimela.com.
Lebih lanjut Herizal, fenomena suhu dingin ini merupakan hal yang umumnya terjadi tiap tahun. Bahkan di beberapa tempat di dataran tinggi dan pengunungan berpotensi terjadi embun es yang dikira salju oleh sebagian orang.
Saat ini wilayah Pulau Jawa hingga NTT menuju periode puncak musim kemarau. Periode ini ditandai dengan pergerakan angin dari arah timur yang berasal dari Australia. Adanya tekanan udara yang cenderung tinggi di Australia menyebabkan pergerakan massa udara dari Australia menuju Indonesia atau yang disebut sebagai Monsoon Dingin Australia.
Selain itu, berkurangnya awan dan hujan di Pulau Jawa dan Nusa Tenggara turut berpengaruh ke suhu yang dingin di malam hari. Tidak adanya uap air dan air menyebabkan energi radiasi yang dilepaskan oleh bumi pada malam hari tidak tersimpan di atmosfer. Langit yang cenderung bersih awannya akan menyebabkan panas radiasi balik gelombang panjang ini langsung dilepas ke atmosfer luar.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4538 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2351 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2005 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1611 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun