Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Jokowi Beli Sapi dari Peternak di Lombok untuk Kurban
BERITABALI.COM, NTB.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi membeli dan menyumbang satu ekor sapi sebagai hewan kurban untuk masyarakat di NTB.
Sapi jenis simental dengan berat 1,25 ton tersebut dibeli di salah satu peternak di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) seperti Hari Raya Kurban tahun lalu.
Sapi milik H Herman warga asal Lendang Batu, Desa Sukamulia Timur Kecamatan Sukamulia itu dibeli dengan harga Rp125 juta. Sapi tersebut nantinya akan dikirim ke Pulau Sumbawa sesuai dengan arahan Pemprov NTB.
“Sapi ini nantinya akan dibawa ke Sumbawa untuk dikurban. Dibeli Presiden melalui Dinas Peternakan Provinsi,” kata Herman saat ditemui awak media di rumahnya,” Sabtu (17/7).
Sapi kurban milik Presiden RI tersebut sebelumnya telah dijaga kesehatannya dengan diberikan pakan alami tanpa campuran obat-obatan. Sapi tersebut juga sudah melewati tes kesehatan sebelum dikirim menjadi hewan kurban.
Herman merupakan peternakan langganan Presiden Joko Widodo sejak menjabat sebagai presiden pada periode pertama. Sehingga setiap tahunnya sudah menyiapkan sapi untuk hewan kurban presiden.
“Kita berikan penanganan khusus untuk sapi yang dipesan sama Pak Presiden ini agar tetap sehat ketika dibawa nanti ke Sumbawa,” imbuhnya.
Jumlah sapi kurban yang dipesan Presiden Jokowi untuk tahun ini hanya satu ekor dengan waktu pembelian memiliki berat 1,3 ton namun setelah ditimbang beratnya 1,250 ton. Sedangkan tahun lalu, H. Herman menyebut jumlah sapi yang dibeli Jokowi dua ekor.
H Herman mengatakan, sapi jenis Simental dipesan Presiden ini sudah berusia 4 tahun. Sapi ini ia pelihara sejak dua tahun lalu dengan pemberian pakan alami sampai tumbuh besar dengan bobot lebih dari 1 ton.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 460 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 365 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 310 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun