Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 26 September 2026
1.000 Prajurit TNI DIlatih Jadi "Tracer" Covid-19
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sejumlah 1.000 Prajurit Jajaran Korem 163/Wira Satya disiapkan untuk menjadi tracer kontak erat COVID-19. Prajurit dimaksud berasal dari Personel Kodim Jajaran Korem 163/Wira Satya yang tersebar di 8 Kodim Jajaran.
Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana Sukertia, S.S., menjelaskan hal tersebut di Denpasar, Rabu (28/07/2021) siang.
"Kita Korem 163/Wira Satya siap mengerahkan 1000 personel dalam rangka menjadi tenaga tracer kontak erat COVID-19. Mereka tersebar di seluruh Kodim Jajaran Korem 163/Wira Satya yang sebagian besar adalah Para Babinsa maupun Bintara Staf lainnya", jelas Kapenrem.
Selama 2 hari ini mereka telah diberikan pembekalan dan pelatihan via online (virtual/zoom) yang dipandu oleh Staf Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan juga oleh Kesehatan Kodam IX/Udayana.
Di lapangan tugas mereka akan bersinergi dengan tracer dari pihak Kepolisian dan pemerintah daerah dan juga para tenaga kesehatan atau Nakes.
Menurut Kapenrem 163/Wira Satya penyiapan dan pengerahan Personel TNI dalam hal ini Korem 163/Wira Satya bersama Kodim Jajaran merupakan upaya TNI membantu pemerintah daerah di Bali meningkatkan rasio pelacakan (tracing) sehingga penyebaran COVID-19 cepat terkendali.
Hal ini sejalan dengan apa yang sudah diperintahkan oleh komando atas kepada Jajaran TNI di bawah dalam penyiapan tenaga tracer.
Dalam tugasnya para tracer Personel TNI dalam hal ini Para Babinsa akan melakukan dua cara pelacakan atau tracing terhadap mereka yang telah kontak erat COVID-19, yaitu secara manual dan secara digital.
Cara digital akan menjadi langkah pertama yang akan dilakukan para tracer dari Babinsa tersebut dimana akan menerima pemberitahuan atau notifikasi dari Dinas Kesehatan di daerah, kemudian petugas akan menghubungi dan mewawancarai warga lewat aplikasi pengiriman pesan whatsapp atau telepon.
Namun jika dengan cara digital tidak bisa dilakukan atau tidak direspon maka para tracer tersebut akan mendatangi rumah-rumah warga yang dicurigai telah terjadi kontak erat COVID-19 dan melakukan wawancara.
Hasil wawancara para tracer tersebut akan dilaporkan berjenjang mulai dari Puskesmas, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Provinsi sampai masuk menjadi laporan nasional.
Kapenrem juga menjelaskan bahwa para tracer nantinya dalam melaksanakan tugas di lapangan tetap berpedoman ketat pada protokol kesehatan atau SOP yang ada sehingga akan aman dan menghindarkan terpapar dari COVID-19.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8431 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5802 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3629 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2454 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar