Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Tolak Divaksin, Warga Air Kuning Langsung Didatangi ke Rumah
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Target vaksinasi di Kabupaten Jembrana mengalami kendala, hal ini disebabkan lantaran masyarakat minim kesadaran untuk mendapatkan vaksin yang kini masih gratis dari pemerintah.
Seperti halnya Warga Desa Air Kuning yang masih menolak untuk divaksin. Hingga kemarin total warga Desa Air Kuning yang mengikuti vaksinasi sebanyak 2.670 dengan persentase sebanyak 75 persen baru tervaksin, sedangkan target yang ingin dicapai sebanyak 3.697 orang.
Minimnya kesadaran masyarakat desa Air Kuning ini didengar ke telinga Bupati Jembrana I Nengah Tamba. Bupati Tamba yang juga selaku Ketua Satgas Covid-19 Jembrana didampingi Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa dan Dandim 1617 Jembrana Letkol Inf Hasrifuddin Haruna mengecek langsung pelaksanaan vaksinasi bertempat di kantor Perbekel desa setempat Sabtu (31/07/2021) siang.
Dari 75 persen warga yang sudah tervaksin sisanya kebanyakan menolak untuk di vaksin. Tim Vaksinator dari Puskesmas terdekat berusaha terus meyakinkan warga, bahkan gebyar vaksin terus dilakukan, baik itu bertempat di Kantor Desa Air Kuning bahkan sampai ke banjar-banjar, dan hasilnya minim peserta yang datang.
Agar warga yang sempat menolak mau untuk divaksin, Bupati Tamba bersama Kapolres dan Dandim mencari ke rumah-rumah warga yang dilaporkan menolak untuk divaksin. Bahkan ada warga yang meninggalkan rumah untuk menghindari petugas.
Menurut informasi dari aparat Desa jika warga yang menolak vaksin tersebut mendengar informasi hoaks tentang vaksin. Bahkan salah satu tokoh warga Desa Air Kuning dijemput oleh petugas dengan berbagai alasan. Namun setelah diberikan informasi terkait vaksin barulah tokoh warga tersebut berkenan untuk divaksin.
"Saya inginkan di desa ini harus tuntas, agar daya tahan tubuh warga terjamin dan cepat situasi agar normal kembali," tegas Bupati Tamba Sabtu (31/07/2021).
Bahkan Bupati Tamba meminta kepada perbekel untuk menggenjot vaksinasi ini untuk bisa mencapai target yang ditentukan.
"Secara garis besar disini sudah bagus, bisa mencapai 75 persen, tapi kita mau terus ditingkatkan. Hari ini kita buka gebyar vaksin, maksudnya masyarakat biar sadar datang, makanya kita jemput ke rumah-rumah hari ini," imbuhnya.
Berkaca dari banyaknya kasus kematian pasien covid-19 yang belum vaksin, Bupati Tamba mengimbau kepada masyarakat untuk segera mendatangi tempat vaksinasi yang sudah ditentukan agar segera tercapai herd Imunnity.
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli