Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 16 Juni 2026
Aksi Balap Liar Sepeda Gayung Dibubarkan Polsek Manggis
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Jajaran Polsek Manggis membubarkan aksi balapan liar sepeda gayung di jalan raya Banjar Pangitebel, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem pada Kamis malam (12/08/2021) sekitar pukul 23.00 WITA.
Kapolsek Manggis, Kompol. A.Agung Gede Arka saat dikonfirmasi Jumat (13/08/2021) menerangkan, pembubaran balap sepeda gayung liar yang berlangsung di jalan raya tersebut dilakukan karena menyebabkan arus lalu lintas terganggu serta berpotensi menarik perhatian masyarakat sehingga menimbulkan kerumunan di masa Pandemi seperti saat ini.
"Para pelaku berikut dua buah sepeda gayung/pancal langsung diamankan ke Polsek Manggis untuk didata dan hari ini kita lakukan pembinaan," ujar Arka.
Selain sepeda gayung, Polsek Manggis juga mengamankan 10 unit sepeda motor milik penonton yang saat itu ditinggalkan pemiliknya di pinggir jalan juga ikut diamankan di Polsek Manggis.
"Nah hari ini selain para pelaku balapan, para penonton yang sepeda motornya ditinggalkan di pinggir jalan juga datang sehingga jumlah keseluruhan yang dibina sebanyak 21 orang pemuda didampingi oleh orang tuanya masing - masing," terangnya.
Di hadapan orang tuanya, para pelaku balapan sepeda gayung/pancal diberikan tindakan fisik berupa hukuman Push Up dan para penonton yang sepeda motornya tidak lengkap diberikan tindakan tilang dan yang lengkap diizinkan pulang.
Disamping push up para pelaku dan koordinatornya diwajibkan untuk membuat pernyataan, yang isinya tidak akan mengulangi perbuatannya dan apabila mengulangi maka siap ditindak berdasarkan aturan hukum yang berlaku. Disamping itu para orang tua diwajibkan untuk melakukan pengawasan lebih ketat terhadap anak - anaknya.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun