Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 20 Agustus 2026
Vandalisme Serang Satpol PP Denpasar, Pelaku Akan Diselidiki
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Taman Extreme Park di kawasan Lumintang menjadi sasaran tangan tangan tidak bertanggung jawab dengan melakukan aksi vandalisme.
Satpol PP Kota Denpasar yang mendapat laporan dari warga langsung turun ke lokasi, dan pelakunya sudah kabur duluan. Kasat Pol PP Kota Denpasar yang memimpin anak buahnya mendapati extreme park yang dibuat untuk memberikan wahana bagi anak anak muda Denpasar berkreatifitas kelihatan kotor dengan ulah vandalisme.
"Kami akan selidiki siapa oknum yang melakukan ini, jika ketemu kami akan ambil tindakan tegas," kata Sayoga, Sabtu (21/8) di Denpasar.
Lebih lanjut dia mengatakan fasilitas yang dibuat oleh pemerintah hendaknya ikut dirawat sehingga bisa dimanfaatkan oleh anak anak muda untuk hal-hal yang positif.
"Karena pelakunya belum diketahui dan masih kita selidiki. Maka untuk menangani kasus ini kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Perkim agar coretan ini dapat segera dibersihkan. Dan kami berharap semua masyarakat agar dapat bekerjasama dalam menjaga fasilitas umum yang sudah disiapkan pemerintah sehingga dapat berguna dan berfungsi dengan baik,” harap Dewa Sayoga.
Selain itu ia menambahkan Tim Yustisi Kota Denpasar selalu rutin laksanakan sidak termasuk pemantauan protokol kesehatan, baik secara stationer maupun mobiling. Kegiatan ini menyasar beberapa titik serta tempat-tempat yang berpotensi keramaian di Kota Denpasar.
“Pendisiplinan ini dilaksanakan guna mengingatkan dan memastikan seluruh masyarakat telah menaati penerapan protokol kesehatan pada masa pelaksanaan PPKM level 4 di Kota Denpasar,” ujar Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga.
Lebih lanjut dikatakannya, dalam giat kali ini dilaksanakan secara stationer dan mobiling. Untuk tim stationer melaksanakan pemantauannya di Lapangan Puputan Badung, dengan menyasar masyarakat yang masih melaksanakan aktivitas di lapangan.
Sementara untuk tim mobiling melaksanakan pemantaunnya di pasar-pasar tradisional serta melaksanakan patroli yang dimulai dari Polresta Denpasar dengan menyisir seluruh wilayah Kota Denpasar lalu kembali lagi ke Polresta Denpasar.
“Dalam pemantauan kali ini kami tidak menemukan pelanggaran. Namun kami tetap berusaha untuk mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti anjuran pemerintah serta tetap mengikuti anjuran prokes, sehingga kedepannya tidak ada lagi kasus penyebaran virus di Kota Denpasar,” pungkas Dewa Sayoga.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4593 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2405 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2059 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1658 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1097 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun