Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
100 Ribu Orang Dibantai di Bali Tahun 1965-1966
Sejarah Kelam G30S 1965 di Bali (11)
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Insiden Bali berdarah periode 1965-1966 merupakan pelajaran sangat berharga bagi penerus Bangsa Indonesia. Salah satu pemicu yang paling menonjol setelah Gerakan 30 September 1965 di Jakarta, adalah konflik internal antar sesama pemeluk Agama Hindu yang taat di Partai Nasional Indonesia (PNI) Provinsi Bali.
Konflik berupa perebutan kekuasaan dan pengaruh yang kemudian berubah menjadi bentuk pelampiasan rasa gengsi, keserakahan, kerakusan, iri, dengki, sakit hati yang berimplikasi pada aksi pengusiran, pembunuhan, perampokan, perkosaan terhadap kelompok manusia yang tidak berdosa, dengan mengatasnamakan pemberantasan Partai Komunis Indonesia (PKI) hingga ke akar-akarnya.
Tragedi politik di Provinsi Bali sangat tidak layak dijadikan contoh bagi generasi penerus Bangsa Indonesia. Selama beberapa bulan, pasukan maut milisi menyusuri desa-desa dan menangkap orang-orang yang diduga PKI.
Antara Desember 1965 dan awal tahun 1966, tidak kurang 80.000 hingga 100.000 orang di Propinsi Bali dibantai, atau 5 persen dari populasi Pulau bali saat itu.
Korban pembunuhan, perampokan, dan perkosaan di Bali dengan dalih menumpas PKI, merupakan populasi terbanyak dari daerah manapun di Indonesia jika dihitung dari populasi penduduk.
Buku "Nasib Para Sukarnois: Kisah Penculikan Gubernur Bali, Sutedja, 1966, yang ditulis oleh penulis Aju menyebutkan, pembantaian di Propinsi Bali merupakan yang paling buruk dalam sejarah kekerasan politik di Indonesia.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5882 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2583 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2229 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2206 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan