Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Jalan Utama Sukawati Tutup Sampai Desember, Ini Sebabnya
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Karena sedang berlangsung proyek pembuatan terowongan penghubung basement Blok A dan Blok C Pasar Seni Sukawati, di Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, Jalan utama Sukawati dipastikan tutup sampai Desember 2021.
Selain proyek terowongan, juga berlangsung proyek perbaikan drainase di sekitar Pasar Seni Sukawati. Menyebabkan lalu lintas yang dialihkan ke Banjar Dlodtangluk-Banjar Gelulung hingga simpang Batuan krodit.
Kapolsek Sukawati AKP I Made Ariawan P mengakui hampir setiap hari terjadi kemacetan lalu lintas di jalur alternatif. Namun demikian, tidak sampai terjadi kemacetan parah.
"Sudah pasti macet, karena ada dua proyek. Pembangunan terowongan yang memutus jalan. Lalu ada proyek drainase di jalur alternatif. Yang jelas dari pelaksana proyek stanby di setiap persimpangan, anggota Lantas kami juga monitor," jelasnya, Kamis (16/9).
Sebagai antisipasi, kata Kapolsek pihak Terkait sudah melakukan sosialisasi jauh sebelum proyek dimulai. "Perbekel, Bendesa dan Kepala Dusun sudah sosialisasi sebelum proyek dimulai," jelasnya.
Kepada masyarakat pengguna jalan, Kapolsek berharap agar tepat mencari jalur. Sedangkan bagi pedagang maupun pengunjung pasar tumpah, diharapkan tidak parkir sembarangan.
Dijelaskan selama proyek pembuatan terowongan penghubung, Jalan Raya Sukawati ditutup. Arus lalin dari utara arah Gianyar maupun dari selatan arah Denpasar dialihkan.
Arus lalu lintas dari arah selatan (Denpasar) dialihkan ke barat di simpang Banjar Dlodtangluk ke Banjar Gelulung lurus ke utara hingga traffic light simpang Batuan. Sedangkan arus lalin dari utara seperti biasa belok kiri ke arah Banjar Dlodpangkung lalu belok kanan atau ke selatan Banjar Babakan, tembus Banjar Tebuana.
"Untuk kendaraan roda 10, kita jaga di simpang Guwang. Kita arahkan ke Ketewel menuju Bypass IB Mantra. Karena kalau sampai lewat sini, manuver ndak bisa," jelas AKP Ariawan.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 344 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 291 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 221 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun