Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 8 Oktober 2026
Lagu "Bersyukur", Kolaborasi Riwin Dacuba dan Andrea Maulana
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Di tengah pandemi dengan berbagai keluh kesah mewarnai masyarakat ternyata tidak menyurutkan dua musisi, Riwin Dacuba dan Andrea Maulana berkolaborasi. Yang akhirnya selama empat bulan menelurkan single 'Bersyukur'.
Single bersyukur merupakan lagu bernuansa latin jazz religi atau Genre Chillout Religi bercerita tentang rasa bersyukur di tengah situasi yang sulit karena, pandemi saat ini. Musiknya sudah cukup lama diciptakan Riwin Dacuba namun syairnya kemudian diciptakan oleh Andrea Maulana secara spontan dalam pertemuan baru-baru ini.
Riwin Dacuba sediri seorang gitaris senior telah 35 tahun berkiprah di Bali dan Indonesia. Memperoleh popularitasnya bersama grup Tropical Transit yang kerap tampil di berbagai event termasuk Java Jazz Festival. Dia juga telah memiliki album solo ‘My Sexy Life’ .
Andrea Maulana adalah seorang penyanyi jazz bosanova. Putri dari musisi legendaris Ireng Maulana ini kini juga mencoba menuangkan baktanya dalam menulis lagu.
Menurut Riwin Dacuba dalam keterangan Persnya di Denpasar menyampaikan, sempat menderita Covid-19 belum lama ini yang akhirnya mampu bangkit dan kembali sehat.
Meskipun demikian tetap bersyukur seperti tertuang dalam karya single bersyukur. Karya ini juga melibatkan pesuling Nyoman Suida dan sinden Ni Nyoman Nik Suasti sehingga, memberi warna tradisi Bali yang sangat kuat.
Lagu dibikin mix dengan dua bahasa. Selain itu, ada juga lantunan suara seruling serta nyanyian sinden khas Balinya juga.
"Awalnya bahasa Inggris akhirnya di mix dengan bahasa Indonesianya juga. Ada seruling dengan maksud menampilkan budaya kita (Bali) ada seruling serta lantunan suara sidenya juga," jelasnya.
Selanjutnya Andrea Maulana menyampaikan, karya single Bersyukur merupakan curhatan pribadi atau mujizat dalam kehidupan sehari-hari.
"Terjadi spontan saja, apa ada dalam hati saya tuangkan ke lirik ini," katanya.
Untuk konsep dari lagu ini sepenuhnya dituangkan oleh Riwin Dacuba.
"Sedangkan konsep dari beliau (Riwin Dacuba) saya banyak membuat liriknya. Dan lagu ini dapat dikatakan mewakili setiap kisah masing-masing," ucapnya.
Video klip digarap oleh Erick EST yang mengeksplorasi secara visual lagu ini dengan menampilkan seorang penari Bali (Azra Annisa Achma) serta model seorang gadis Bali (Karina Mutiara).
Sejumlah tempat yang sangat ikonik juga menjadi lokasi pembuatan video antara lain di Kebun Raya Bedugul, Puri Gede Karangasem, Puri Kehen (Bangli), dan Puri Penataran.
Secara keseluruhan penggarapan single dan video klip melibatkan Nyoman Sudiantara sebagai executive produser. Video klip akan diluncurkan di kanal Youtube pada hari ini, Selasa (21/9) jam 6 sore.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1490 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1247 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 698 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 583 Kali
Desa Batuan Gianyar Raih Juara I Learning Village Dunia
Dibaca: 556 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung