Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 10 Juli 2026
Viral Ibu Gendong Balita Dicat Silver
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah foto seorang perempuan yang menjadi manusia silver dengan membawa balitanya di kawasan SPBU Parakan, Pamulang, Tangerang Selatan. Foto itu viral di media sosial.
Dalam foto yang diunggah akun Instagram @Tangsel_Update itu, terlihat sang perempuan menggendong seorang balita. Namun, terlihat bayi itu turut dicat berwarna silver wajah, lengan, hingga kaki.
"Perlu perhatian khusus, manusia silver di Tangerang Selatan membawa balitanya, (tujuanya) untuk belas kasihan para pengguna jalan sekitar," tulis akun tersebut.
Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel Muksin Al Fachry mengaku baru mengetahui hal tersebut. Meski begitu, pihaknya kini sedang melakukan pengecekan di lokasi tersebut.
Ia menilai tindakan yang dilakukan perempuan itu sudah melanggar aturan dan harus diberikan sanksi yang tegas. Sebab, anak itu sudah dimanfaatkan untuk kegiatan minta-minta tersebut
"Kita mau ngecek lapangan dan lapor juga sama pimpinan. Jadi itu ada Peraturan daerahnya, (karena) bisa sanksi pidana kurungan atau denda itu ada," kata Muksin.
"Dia mengatasnamakan seni, (tapi) kalau udah bawa anak-anak, itu udah bukan seni lagi. Namanya, menggunakan anak untuk minta minta, itu ada sanksinya," tambahnya.
Kendati demikian, dirinya tidak bisa berbuat banyak perihal sanksi apa yang diberikan kepada perempuan tersebut. Sebab hal ini bukan dari kewenangan pihaknya.
"Ini ke wenangan dinas sosial (dinsos) kalau satpol itu bagaimana di jalan, nanti dilimpahkan ke dinsos, nanti yg lebih tegas dinsos lah yang berikan aturan aturan," kata Muksin.
Muksin juga mencurigai perihal tertidurnya bayi itu dalam kegiatan manusia silver tersebut. Menurutnya hal ini, harus diselidiki apakah bayi itu menggunakan obat-obatan agar tidak menangis.
"Itu anak tidur mulu. Patut kita curigain lah, nanti yang lebih paham orang kesehatan," ucapnya.
Dalam kesempatannya, ia menjelaskan selama pihaknya melakukan razia manusia silver. Muksin mengaku belum menemukan bayi yang turut serta diwarnai silver untuk kegiatan minta-minta.
"Sebelumnya, razia sendiri aja engga sama anak. Tapi balik lagi ini kewenangan dinsos," tandasnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3646 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1302 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1218 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1057 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun