Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Dampak Kelebihan Kapasitas Lapas, Pengawasan Kurang Maksimal
BERITABALI.COM, BADUNG.
Plt Kepala BNN Kabupaten Badung, Anak Agung Gde Mudita menyebut, sebagian besar kapasitas lapas di seluruh Indonesia umumnya dan Bali khususnya telah overload.
Hal ini berdampak ke pengawasan yang menjadi kurang maksimal. Selain itu, juga akan berpengaruh pada mental para narapidana.
"Jika melihat beberapa kondisi lapas di beberapa daerah di Bali kapasitasnya sebagian telah over juga. Sehingga, akan meyebabkan pengawasan menjadi tidak maksimal," Jelasnya, Senin, (11/10) di Badung.
Sebagai contohnya, saat ini kondisi di lapas Kerobokan, Badung kurang lebih 70 persen penghuni lapas terlilit masalah Narkotika yang nantinya berdampak kurang baik bagi penghuni lapas.
"Karena dengan kondisi tersebut misalnya sempat ada beberapa Narapidana pernah kenal narkotika dan masuk LP. Yang awalnya narapidana tersebut hanya sebagai kurir akan tetapi selanjutnya malah meningkat menjadi penjual atau pemasok," bebernya.
Dia sangat berharap LP bersih dari kegiatan Narkoba. "Tentu semua tergantung dari para pelaku-pelaku tindak kejahatan tersebut," ucapnya.
Melihat kondisi tersebut menurutnya Kabupaten Badung khususnya dapat secepat mungkin membuat tempat atau rumah rehabilitasi khususnya bagi para korban Narkotika.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 725 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 664 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 487 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 468 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik