Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 14 Juli 2026
43 Orang Tewas, Kelompok Bersenjata Serbu Kerumunan Pasar
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sedikitnya 43 orang tewas ketika sekelompok pria bersenjata menyerbu sebuah pasar di Nigeria utara pada Senin (18/10/2021) waktu setempat, menurut pejabat setempat.
"Kami baru saja menyelesaikan pertemuan dengan beberapa pemangku kepentingan, dan saya telah mengkonfirmasi bahwa kami prihatin atas tewasnya 43 orang dalam insiden itu," kata Aminu Waziri Tambuwal, gubernur negara bagian Sokoto.
Tambuwal mengatakan, pasukan keamanan dikirim ke wilayah tersebut untuk menangani masalah keamanan. Presiden Nigeria Muhammadu Buhari mengutuk insiden itu, dengan mengatakan hari-hari mereka yang bertanggung jawab atas serangan itu tinggal menghitung hari.
Sebelumnya, juru bicara pemerintah Sokoto Muhammad Bello mengatakan serangan itu dilakukan oleh penyerang misterius di wilayah Goronyo.
Serangan itu juga menyebabkan banyak orang terluka. Sokoto sering menjadi sasaran kelompok bersenjata.
Dua puluh orang tewas dan banyak lainnya terluka dalam serangan bersenjata serupa pada 10 Oktober.
Dalam serangan mematikan lainnya pada 8 Oktober, 11 orang tewas, termasuk anak-anak dan seorang imam masjid, dan lainnya terluka ketika tersangka pria bersenjata dari kelompok Yan Sakai menyerbu sebuah pasar di desa Mamande di wilayah pemerintah daerah Gwadabawa.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3676 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1350 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1229 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1075 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1050 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun