Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Kasus Penipuan Catut Bea Cukai Ngurah Rai Marak di Medsos
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kepala Bea Cukai Ngurah Rai, Kusuma Santi Wahyuningsih mengatakan bahwa kasus penipuan mencatut nama Bea Cukai Ngurah Rai marak terjadi dengan berbagai modus.
"Paling sering terjadi adalah menawarkan barang lelang hasil sitaan. Padahal Bea Cukai tidak melakukan lelang barang," ujarnya saat jumpa pers, Kamis 21 Oktober 2021.
Diterangkanya, biasanya modus seperti itu terjebak dalam tipuan adalah orang yang rasionalnya rendah. Pasalnya, penawaran yang dilakukan tidak masuk akal tetapi tetap dipercaya.
Guna mengantisipasi hal tersebut, pihak Bea Cukai akam terus melakukan sosialisasi melalui media sosial. Apabila terjadi penawaran atau iming-iming yang tidak masuk akan segera datang ke kantor Bea Cukai.
"Penipuan marak lewat Medsos atau lewat pesan biasa di HP. Tahun 2020 kami menerima 156 pengaduan dari masyarakat dan tahun 2021 sebanyak 75 pengaduan," ungkap Kusuma Santi.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3023 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2070 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2043 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1822 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun