Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Kasus Penipuan Catut Bea Cukai Ngurah Rai Marak di Medsos
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kepala Bea Cukai Ngurah Rai, Kusuma Santi Wahyuningsih mengatakan bahwa kasus penipuan mencatut nama Bea Cukai Ngurah Rai marak terjadi dengan berbagai modus.
"Paling sering terjadi adalah menawarkan barang lelang hasil sitaan. Padahal Bea Cukai tidak melakukan lelang barang," ujarnya saat jumpa pers, Kamis 21 Oktober 2021.
Diterangkanya, biasanya modus seperti itu terjebak dalam tipuan adalah orang yang rasionalnya rendah. Pasalnya, penawaran yang dilakukan tidak masuk akal tetapi tetap dipercaya.
Guna mengantisipasi hal tersebut, pihak Bea Cukai akam terus melakukan sosialisasi melalui media sosial. Apabila terjadi penawaran atau iming-iming yang tidak masuk akan segera datang ke kantor Bea Cukai.
"Penipuan marak lewat Medsos atau lewat pesan biasa di HP. Tahun 2020 kami menerima 156 pengaduan dari masyarakat dan tahun 2021 sebanyak 75 pengaduan," ungkap Kusuma Santi.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3368 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1592 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 801 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan