Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 19 Juli 2026
Viral Tempat Makan di Tengah Sungai Kebanjiran
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pemandangan tempat makan yang berada di tengah sungai telah menjadi daya tarik wisatawan. Namun, baru-baru ini video tempat makan yang berada di tengah sungai itu menghilang karena terkena arus deras.
Peristiwa ini dibagikan oleh akun Instagram @say.viideo. Hingga berita ini dipublikasikan, video itu telah mendapatkan sedikitnya 1.400 tanda suka.
"Dimana nih tempat wisatanya keren banget ya," tulis akun ini sebagai keterangan Instagram.
Video ini awalnya menunjukkan suasana tempat makan di tengah alam tersebut. Sejumlah kursi dan meja makan tampak diletakkan di atas aliran sungai.
Salah satu tempat duduk juga diletakkan secara berjejer di bawah jembatan, tepat di atas sungai. Sedangkan meja dan tempat duduk yang ditaruh di atas sungai diberi tambahan payung agar tidak panas.
Tempat makan yang menawarkan sensasi basah-basahan di atas sungai itu dipenuhi wisatawan. Sejumlah orang dewasa terlihat asyik makan di sungai, bahkan tak sedikit bocah yang berenang menggunakan ban di kawasan itu.
Slide video itu kemudian berubah saat air meluap. Terlihat, meja dan kursi tempat makan itu sudah menghilang karena tingginya arus sungai.
Bahkan, pemilik tempat makan juga berusaha mati-matian menyelamatkan meja dan kursi yang hampir terseret banjir. Mereka tampak mengikat meja dan kursi kayu itu menggunakan tali ke pinggir sungai.
Sontak, video itu langsung mendapatkan sorotan tajam warganet. Mereka menuliskan beragam kritikan keras di kolom komentar mengenai konsep tempat makan di tengah sungai.
Menurut warganet, tempat makan di tengah sungai bukanlah hal yang keren dan menarik. Sebaliknya, tempat makan itu justru dianggap berbahaya karena air sungai bisa meluap dan menghanyutkan wisatawan.
"Bukan keren tapi bahaya," tegur warganet.
"Nyusahin Basarnas aja yang bikin tempat," sahut warganet.
"Orangnya dah pada hanyut, misi tumbal berhasil," sindir warganet.
"Aku takut nya pas makan ada yang ngambang, belum lagi pas makan kena banjir besar," komentar warganet.
"Wisata berujung maut," celutuk warganet.
"Ngeri sekarang banyak wisata di sungai. Tiba-tiba banjir bandang. Habis lah," tambah yang lain.
"Emang gak pakai mikir dulu ya. Resiko nyawa taruhannya," kritik warganet.
"Sangat membahayakan, kelihatan tidak menilai dari segi keamanan sebelum membuat tempat," timpal lainnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3722 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1399 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1341 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1266 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1100 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun