Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Komjen Golose Lantik Bendesa Adat Jadi Agen Berantas Narkoba
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol DR. Petrus Reinhard Golose melantik Bendesa Adat sebagai Agen Berantas Narkoba. Hal ini untuk mewujudkan Kota Denpasar bersih narkoba (bersinar).
Pelantikan Relawan P4GN Prajuru Reksa Gargita Tahun 2021 ini berlangsung di Gedung Dharma Negara Alaya di Jalan Mulawarman, Peguyangan Kaja Denpasar, pada Jumat 26 November 2021.
Usia pelantikan, Komjen Golose mengatakan pelantikan relawan yang terdiri dari para Bendesa se-Kota Denpasar merupakan upaya BNN untuk melakukan Soft Power sebagai bagian dari pencegahan dan pemberdayaan masyarakat dari bahaya laten narkoba.
"Kegiatan tadi adalah pemberdayaan masyarakat. Dimana anak-anak sekolah melakukan kreativitas mengajak teman sebaya untuk tidak terpengaruh dengan penyalahgunaan narkotika," sebutnya.
Jenderal bintang 3 di pundak itu menegaskan persoalan narkoba adalah persoalan bangsa sehingga pemberantasannya perlu melibatkan semua pihak.
Sehingga BNN bersinergi dengan pemerintahan Kota Denpasar dan para Bendesa serta tokoh masyarakat di desa guna meminimalisir peredaran narkotika yang saat ini memperihatinkan.
Dijelaskanya, para kader relawan ini nantinya yang akan melakukan sosialisasi pencegahan narkoba ke setiap Desa. Sedangkan BNN sendiri akan fokus pada kegiatan rehabilitasi, konseling dan detoksifikasi.
"Tapi yang terpenting adanya dukungan terutama dari Wali Kota Denpasar, untuk kita membuat Denpasar ini menjadi Bersinar (bersih narkoba) sampai di banjar-banjar," tegasnya.
Mantan Kapolda Bali ini menerangkan, saat ini peredaran narkoba di Indonesia terbilang meningkat, terutama peredaran narkoba jenis sabu. Sehingga dibutuhkan kerja sama seluruh pihak khususnya para Bendesa Adat yang baru dilantik.
Diterangkanya, sudah ada agen agen pemulihan di tujuh wilayah Bali, langsung disiapkan oleh BNNP Bali bekerjasama dengan seluruh tokoh masyarakat.
"Sehingga ke depan lembaga pemasyarakatan ini tidak perlu penuh dengan napi narkotika seperti yang ada saat ini," pungkasnya.
Ditambahkan Komjen Golose, Lembaga Permasyarakatan di Indonesia ini sudah mengalami over kapasitas di atas 50 persen. Dimana rata-rata, sebagian besar narapida terlibat kasus narkotika. Bahkan di kota-kota besar itu lebih dari 70 persen.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5507 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2316 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1129 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan