Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Ini Sosok Dirut Perumda Tirta Tohlangkir Karangasem Terpilih
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Setelah melalui serangkaian tahapan seleksi, mulai dari seleksi administrasi, Psikotes, uji kelayakan dan kepatutan serta wawancara akhir oleh Bupati Karangasem, I Komang Haryadi Parwatha, SH akhirnya terpilih menjadi calon Direktur Perumda Tirta Tohlangkir periode 2021–2026.
Bupati Karangasem, I Gede Dana saat dikonfirmasi, Selasa (30/11/2021) membenarkan terpilihnya Komang Haryadi Parwatha sebagai calon Direktur Perumda Tirta Tohlangkir.
Menurutnya, terpilihnya Komang Haryadi Parwatha sebagai calon Direktur perusahaan berplat merah tersebut dengan pertimbangan hasil Psikotes dan rekomendasi UKK.
“Hasil Psikotes banyak variable penilaiannya dan dengan narasi kata – kata,” ujar Bupati Karangasem, I Gede Dana saat dihubungi.
Namun demikian, hingga berita ini ditulis, belum diperoleh hasil tes seluruh tahapan seleksi dari masing – masing calon yang memperebutkan kursi Direktur Perumda Tirta Tohlangkir.
Sementara itu, Komang Haryadi Parwatha berhasil mengungguli empat orang pesaing lainnya yaitu I Ketut Suta, Gede Sada Arkadipa, I Nyoman Celos dan I Gede Sudarma yang duluan tumbang karena tidak lolos saat proses seleksi administrasi.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun